2793 Views
oleh

Diduga Salah Satu Pelaku Pengeroyokan di Desa Bira Timur Istri Dari Owner Wisata Lon Malang

SAMPANG || Bratapos.com. Terjadi Pengeroyokan/penganiyaan terhadap Fitriyahtun (30) warga Pelating Jaya Selangor (Malaysia) yang lagi berkunjung kerumah orang tuanya di Desa Bira Timur. Fitriyahtun diketahui tiba di Madura pada tanggal 23 Juli 2022.

Pengeroyokan tersebut dilakukan oleh 4 orang wanita.diantaranya IF, FD, TU SL,(Inisial), semuanya warga Desa Bira Tengah. Menurut informasi yang didapat Media ini, salah satu dari pelaku yakni FD adalah Istri (Owners) Pengelola Wisata Lon malang.

Tempat kejadian pengeroyokan Di Desa Bira Timur Kecamatan Sokobanah, tepatnya di cafe Paris sebelah baratnya pantai jodoh.

Awal kejadian, sebelumnya korban Fitriyahtun janjian mengadakan reuni di cafe paris pantai jodoh ditetapkan jam 15:30 Wib bersama teman-temannya. Karena ada telpon dari keluarga mau jenguk nenek yang sakit, akhirnya janjian digagalkan, ditunda sehabis maghrib, menurut keterangan Suami Korban.

Yanto Juga mejelaskan korban menghilang waktu lagi jenguk neneknya yang sakit. “Saya cari tidak ada. Dan akhirnya ada temannya yang bilang kalau istri saya dianiaya 4 orang di pantai jodoh,” paparnya.

Luka yang dialami istri saya cukup parah, hampir seluruh wajah mengalami luka memar/lebam, imbuh Yanto.

Ada penyampaian Yanto (Suami Korban) yang cukup menarik,korban adalah mantan Istri dari Pengelola (Owners) wisata Lon Malang.

Serta salah satu dari pelaku Pengeroyokan (FD) Adalah Istri dari (Owners) pengelola Tempat Wisata Lon Malang. “Salah Satunya, istri dari Pengelola Lon Malang, dan Istri Saya Mantan Dari Owners tersebut,” katanya Yanto.

Fitriyahtun(korban) Saat Ditemui awak media mengatakan,” Saya datang ke lokasi sekitar jam 19:30 pas saat mau duduk tiba tiba ada yang nyerang dari belakang,katanya.

keterangan foto: korban saat dikeroyok oleh para pelaku

“saya di seret di tendang dan di pukul, teman saya MD mencoba melerai, tidak mampu, di sana banyak orang cuma tidak ada yang melerai, kemungkinan takut karena yang menganiaya saya bisa dikatakan orang terpandang di desa Bira tengah” ucap fitriyahtun.

Lebih lanjut, Kasat Reskrim Polres Sampang AKP. Irwan Nugraha saat di konfirmasi membenarkan adanya pelaporan dugaan penganiyaan.

Menurutnya, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan secepatnya akan melakukan pemanggilan terhadap terlapor.

“Kasus ini sudah di tangani dan akan kami tindak lanjut serta akan kami proses nantinya,” ucap AKP Irwan Nugraha melalui pesan watsapp. Jum’at 12/08/2022.

Pewarta: Far/Riyan