208 Views
oleh

Sedekah Bumi Desa Karangjong Dukuh Pule, Gelar Seni Tayup

Kades Karangjong Bersama Seniman Tayup dari Desa Sonokulon Kecamatan Todanan (foto: istimewa)

BLORA || Bratapos.com – Dalam kegiatan bulan Suran mulai 1Muhharam 1444 Hyang biasanya di bulan Suro atau Muhharam dari tokoh adat mewejang ilmu kekuatan maupun ilmu keselamatan, seiring dibulan suro juga ada yang melaksanakan topo broto, poso sehari semalam tanpa tidur, dengan cerita.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala desa Sugiyono di dampingi seluruh perangkat desa, Bhabinkamtibmas polsek Ngawen, Bhabinsa Ngawen, serta LPMD, tokoh masyarakat, pemuda karangtaruna yang ikut nyengkuyung kesuksesan sedekah bumi di dukuh Pule.

Warga Nampak Berjoged Ria

Disisi lain desa Karangjong kecamatan Ngawen Kabupaten Blora Jawa Tengah, gelar pentas seni tayup guna untuk melestarikan alam seisinya atau bumi yang di tempati. Bumi yang memberi kehidupan, bumi yang memberikan kecerahan, rutinitas setiap tahunya. Rabu(10/8/22).

Kepala Desa Karangjong Sugiyono, menyampaikan di adakan gelar pentas seni tayup ini bertempat di sendang dukuhan Pule. Berberkat dukungan warga Pule setiap tahunnya harus di adakan hiburan tayup mas,,kenapa harus tayup pak? Tanya wartawan Memo Pos yang selalu exsis di lapangan,,,,jawab pak petinggi kalau gak tayub Ndak berani mas,,lha kenapa gak berani pak inggi? Tanya lagi,pokoe harus tayub,nak liyane tanggapan tayub bahaya mas,,lagi lagi tanya dengan penasaranya,,apa itu sudah pesan sesepuh tinggalan leluhur dahulu pak?,nggeh ngoten cerita sesepuh riyen.” ucapnya pak kades Karangjong Sugiyono.

Dengan banyak cerita warga khususnya dukuh Pule desa Karangjong sudah membudaya kesenian tayub. Untuk mensyukuri rojokoyo istilah rejeki dari sumber bumi.

Lanjut, Sugiyono di desa Karangjong sini kalau gasdeso/sedekah bumi 3 hari berturut turut, hari selasa dukuhan Pelem, rabu dukuhan Pule, besuk yang terakhir desa Karangjong. Tiap- tiap dukuh waktu 3 hari tapi berturut turut mas.

Kesenian Seni tayub 3 seniwati asal lakol blora, dari desa Bacen Banjarejo mbak Jeni, Sonokulon Todanan mbak Sum dan mbak Indah dan satunya asal warosari kabupaten Grobogan Mbk Anita.

Semangatlah para seni semoga bisa menghibur seluruh masyarakat. Dengan damai dan kondusif

Reporter : Bambang

Editor : iin indi