155 Views
oleh

Program Alumni Infaq Club SMP N 1 Kutowinangun, Dapat Apresiasi dari Bupati

Bupati Kebumen Saat Sambangi SMPN 1 Kutowinangun Kebumen (foto: istimewa)

KEBUMEN || Bratapos.com – Sebagai bentuk dorongan dan motivasi terhadap para siswa, SMPN 1 Kutowinangun Kebumen membuat gerakan Alumni Mengajar dan Peduli Anak Yatim, melalui Alumni Infaq Club (AIC). Dimana kegiatan ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan prestasi siswa, dan juga memiliki sikap peduli terhadap sesama. 

Kegiatan sendiri dibuka Langsung oleh Bupati Kebumen Arif Sugiyanto di halaman sekolah usai upacara Senin 8 Agustus 2022. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Alumni Infaq Club (AIC) Zein Musta’in, Kepala Sekolah Setempat Siti Pudjiastuti dan juga Forkopimcam Kecamatan Kutowinangun. 

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyambut baik adanya gerakan Alumni mengajar dan peduli anak yatim, di SMP Negeri 1 Kutowinangun. Dengan begitu, para peserta didik akan lebih termotivasi untuk terus belajar.

“Ada kegiatan yang luar biasa di SMP Negeri 1 Kutowinangun yaitu AIC (Alumni Infaq Club) jadi para Alumni mendonasikan setiap hari jumat yang alhamdulillah pada hari ini bisa dibagikan untuk para siswa yang yatim piatu satu siswanya kurang lebih Rp 400 ribu,” ucapnya. 

Kegiatan ini kata Bupati, bisa menjadi contoh bagi alumni di sekolah lain untuk bisa menyisihkan hartanya untuk kegiatan sosial kemasyarakatan. “Dengan kegiatan samacam ini juga akan mengangkat citra sekolahan, karena kita sebagai alumni juga dituntut menjaga almamater,”ucapnya.

Bupati menuturkan, banyak Alumni dari SMP N1 Kutowinangun yang telah sukses dalam karir dan usahanya. Salah satunya Direktur PDAM Tirta Bumi Sentosa Kebumen Zein Musta’in dan juga Kepala Inspektorat Kebumen Woro Palupi. Hal ini tentunya bisa mendorong para siswa untuk mengikuti jejak meraka. 

Sementara itu Ketua AIC Zein Musta’in mengatakan Alumni Infaq Club terbentuk pada tanggal 16 Oktober 2020. Dimana saat itu, merupakan awal pandemi covid 19 merebak di Indonesia. 

Saat itu, banyak sekali masyarakat yang terdampak kesehatan dan perekonomiannya. Atas dasar itulah, kemudian setiap hari Jum’at, dari para Alumni mengumpulkan donasi. 

Para Alumni, melalui gerakan tersebut telah memberikan 140 bingkisan kepada para siswa dan lingkungan sekitar sekolah. Dimana 120 bingkisan dari pada Alumni, dan 20 lainnya dari para dewan guru. 

” Alumni ini dibentuk tanggal 16 Oktober tahun 2020 dimana setiap hari jumaat kita memberikan 140 bingkisan kepada siswa dan lingkungan yang ada disekitar sini, 120 dari alumni 20 dari Dewan guru,” katanya. 

Selain itu, kegiatan para alumni berkembang dengan adanya Alumni Mengajar, dimana nantinya semua Alumni akan diundang untuk memberikan motivasi kepada para siswa di SMP N 1 Kutowinangun. Harapannya, para siswa maju prestasinya dan bermutu pendidikannya. 

“Harapan kami nanti SMP N 1 Kutowinangun itu maju prestasinya dan bermutu pendidikannya, maju dan bermutu,” terangnya. 

Kepala Sekolah SMP N1 Kutowinangun Siti Pudjiastuti mengaku sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan positif yang diinisiasi oleh para Alumni. Terlebih SMP N 1 Kutowinangun telah ditetapkan menjadi salah satu sekolah penggerak, dengan penanaman nilai nilai Profil Pancasila kepada para peserta didik. 

Nantinya, setiap bulan para alumni ini diberikan kelas untuk mengajar untuk menanamkan nilai nilai Pancasila kepada para siswa. Salah satu, yang telah dicontohkan oleh para Alumni adalah kepedulian dengan membentuk Warung Infaq Kebumen. 

” SMP N 1 Kutowinangun, ditetapkan menjadi salah satu SMP penggerak atau sekolah penggerak maka disana harus kita tanamkan nilai nilai profile pelajar pancasila sehingga untuk mencapai Profil Pelajar Pancasila ada beberapa kegiatan yang terkait dengan AIC salah satunya adalah alumni mengajar nanti setiap bulan sekali dari Pak Zein akan memberikan jadwal untuk anak anak disini untuk mengikuti kegiatan Alumni mengajar,” tutupnya.

Reporter : Fandy

Editor : iin indi