104 Views
oleh

Pemkab Aceh Barat Gelar Sosialisasi Perbup nomor 20 Tahun 2022 tentang Pilchiksung Serentak

Meulaboh || Bratapos.com – Dalam rangka persiapan pelaksanaan pemilihan Keuchik secara serentak, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar kegiatan sosialisasi peraturan Bupati Aceh Barat nomor 20 tahun 2022 tentang petunjuk teknis pemilihan dan pemberhentian keuchik di Kabupaten Aceh Barat yang dilaksanakan di aula Bappeda setempat pada Selasa (02-08-2022).

Kegiatan yang di inisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kabupaten Aceh Barat tersebut di buka langsung oleh Bupati Aceh Barat diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Marhaban SE., M.Si., dan di ikuti oleh seluruh Camat dan unsur Muspika, Keuchik, Imum Mukim, Tuha Peut, Aparatur gampong serta stakeholder lainnya dalam wilayah Kabupaten Aceh Barat.

“Kegiatan sosialisasi Perbup ini rencananya akan kita laksanakan selama 3 hari, mulai tanggal 2 hingga 4 Agustus 2022” ujar Marhaban dalam sambutannya.

Marhaban mengatakan kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah awal guna menyukseskan jalannya tahapan pemilihan keuchik, sekaligus sebagai bentuk pelaksanaan ketentuan pasal 6 ayat (4) dan pasal 7 ayat (2) qanun Kabupaten Aceh Barat nomor 2 tahun 2022 tentang pemilihan keuchik secara serentak tuturnya.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman yang tepat terkait mekanisme maupun rangkaian proses pemilihan dan pemberhentian keuchik di Kabupaten Aceh Barat” tambah Marhaban.

Untuk itu, lanjutnya, perlu dibentuk sejumlah kelengkapan pemilihan seperti Panitia Pemilihan Keuchik (P2K), Panitia Pendaftar Pemilih (P2P) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Ia meminta semua unsur kelengkapan ini harus berperan maksimal dalam proses pelaksanaan pemilihan keuchik, mengingat pemilihan keuchik serentak nantinya akan diikuti oleh 297 gampong dari total 321 gampong yang ada di Kabupaten Aceh Barat, dengan tahapan yang dimulai dari tahap persiapan, pencalonan, pemungutan dan penghitungan suara, hingga tahap penetapan pintanya.

Disamping itu, Marhaban berharap kepada seluruh stakeholder yang akan terlibat dalam pemilihan Keuchik nanti, agar dapat bersikap netral tanpa memihak kepada salah satu calon keuchik selama proses tahapan berlangsung. Hal ini demi menjaga keamanan dan kondusifitas pelaksanaan pemilihan, serta tidak menimbulkan perpecahan ditengah masyarakat harapnya.

“Semoga pelaksanaan pemilihan keuchik tahun ini, dapat menghasilkan pemimpin yang membawa perubahan gampong ke arah yang lebih baik, membangkitkan roda perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, serta menjalankan berbagai program yang bertujuan untuk kemakmuran masyarakat” pungkas Marhaban.

Reporter : TR Sabaruddin HR

Publisher : zs