212 Views
oleh

Dugaan Manipulasi Data Nasabah, Berujung Ke Ranah Hukum

Kantor Bank BRI unit Karangboyo, Cepu Blora (foto: istimewa)

BLORA || Bratapos.com – Mantan kepala unit Bank Rakyat Indonesia (BRI) Karangboyo, kecamatan Cepu kabupaten Blora Jawa Tengah ,Winarno diadukan nasabahnya Widarsih (52) ke Polsek Cepu, Polres Blora. Aduan tersebut terkait dugaan manipulasi data untuk pengajuan kredit.

Menurut Farid Rudiantoro kuasa hukum Widarsih, kejadian itu berawal saat kliennya bernama Widarsih istri Marwi (mantan kades Jelu-kecamatan Ngasem, Bojonegoro) kenalan dengan Yulianto warga Kelurahan Ngroto kecamatan Cepu.

Saat itu Yulianto yang sedang mengerjakan proyek kekurangan dana dan meminjam sertifikat tanah untuk dijadikan jaminan di BRI unit Karangboyo.

” Ketika itu Pak Marwi masih hidup dan sebagai penjamin, ” ujar Farid, (19/7/2022).

Setelah kredit cair senilai Rp 75 juta, lanjut Farid, beberapa bulan kemudian dilunasi oleh Yulianto. Dan mengajukan pencairan pinjaman senilai Rp 200 juta tanpa sepengetahuan penjamin yakni Marwi. Dan saat itu Marwi tidak tanda tangan. Beberapa bulan kemudian Marwi meninggal dunia.

” Pencairan kedua ini yang jadi permasalahan. Bu Widarsih tahunya kalau ada pinjaman, setelah ada dua orang mantri BRI datang ke rumahnya,” ungkap Farid.

Mengetahui hal itu, lanjut Farid, mengacu pada Undang-undang Perbankan pada pasal 49 ada dugaan tindakan memanipulasi data. Disitu ada pasal pidananya dan denda.

” Akhirnya saya mengajukan permasalahan ini ke polisi. Pengaduan ini di Polda Jateng. Karena memandang dari jumlah kerugian dan jarak, akhirnya didisposisikan di Polres dan Polsek Cepu. Dan sudah ditindaklanjuti. Kita upayakan untuk restorasi justice. Tapi ketika tidak ada penyelesaian, pihaknya akan melanjutkan kasus ini ke proses hukum selanjutnya.
Secara terpisah, Sita bagian rumah tangga BRI Cabang Cepu saat ditemui di kantornya mengungkapkan, kalau untuk prosesnya sudah ditangani bagian hukum BRI Kanwil. Dan sudah ada klarifikasi langsung dengan nasabah.

” Prosesnya sudah dikuasakan bagian hukumnya BRI. Sudah langsung menangani terkait dengan aduan nasabah. Saat ini masih dalam proses,” ujar Sita, Selasa (26/7/2022).

Sementara itu Kapolsek Cepu AKP Agus Budiana saat ditanya via Watshap mengatakan bahwa “kasus ini baru dalam tahap klarifikasi”.

Reporter : Totok

Editor : iin indi