80 Views
oleh

Gus Muhdlor: TMMD Membangun Kembali Nilai Luhur Gotong Royong

Sidoarjo || Bratapos.com – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 114 tahun 2022 dilaksanakan di Desa Rejeni Kecamatan Krembung. Program terpadu antara TNI dengan Pemkab Sidoarjo tersebut akan dilaksanakan selama 30 hari. Dimulai tanggal 26 Juli sampai 24 Agustus 2022. Pagi tadi, upacara pembukaannya dilakukan di Alun-alun Sidoarjo, Selasa, (26/7). Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor S.IP memimpin langsung upacara pembukaannya. Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Widjanarko hadir dalam kesempatan tersebut. Selain itu tampak pula Dandim 0816 Sidoarjo Letkol. Inf. Masarum Djatilaksono, Ketua DPRD Sidoarjo H. Usman M.Kes serta Kajari Sidoarjo Akhmad Muhdhor SH,MH.

Dalam sambutannya Bupati Sidoarjo yang akrab dipanggil Gus Muhdlor tersebut menyampaikan TMMD mempunyai peran yang strategis untuk membangun kembali nilai-nilai luhur gotong royong. Dikatakannya semangat manunggal TNI bersama rakyat melalui TMMD seperti ini akan memperkuat rasa persatuan dan kesatuan.

“Kegiatan TMMD juga merupakan kegiatan yang sangat strategis dan efektif baik dilihat dari sisi ekonomi, pertahanan keamanan, peningkatan cinta tanah air serta kesadaran berbangsa dan bernegara,,”ucapnya.

Gus Muhdlor juga mengatakan TMMD menjadi salah satu alternatif solusi bagi pemerintah daerah dalam upaya percepatan pembangunan. Melalui TMMD, diharapkan juga akan menggugah masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif membangun daerahnya.

“Melalui penyelenggaraan TMMD yang terencana dan terlaksana dengan baik diharapkan menjadi salah satu solusi sekaligus bentuk peran nyata kita untuk mempercepat upaya pembangunan disegala sektor,”ujarnya.

Gus Muhdlor juga mengatakan Pemkab Sidoarjo tidak dapat berjalan sendiri dalam menjalankan program pembangunan. Dibutuhkan sinergi dengan semua pihak agar pembangunan dapat berjalan baik. Salah satunya sinergi yang dibangun melalui program TMMD seperti ini.

“Pemkab Sidoarjo tidak dapat membangun sendiri, harus ada kolaborasi antara stake holder, salah satunya dengan jajaran TNI,”ucapnya.

Gus Muhdlor juga berharap nantinya cakupan kegiatan TMMD dapat diperluas. Dengan begitu pembangunan yang akan dilakukan akan semakin merata. Ia melihat hasil proyek yang dikerjakan melalui TMMD lebih bagus. Selain cepat juga terdapat penghematan biaya dalam pembangunannya. Lebih irit biaya dibandingkan dengan dikerjakan lewat kontraktor.

“Disamping cepat, bagus, murah dan sebagainya, ini tentunya merupakan salah satu tonggak utama pembangunan kedepan, semoga ditahun 2023, 2024 kita perluas cakupannya sehingga dampak yang diterima masyarakat semakin besar,”ucapnya.

Sementara itu Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Widjanarko mengatakan ada 150 personel gabungan yang dilibatkan dalam TMMD di Kabupaten Sidoarjo. TNI dibantu Polri serta Pemkab Sidoarjo akan melalukan kegiatan fisik maupun non fisik. Semisal pembangunan tempat PAMSIMAS (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat), pembangunan penerangan jalan, pembangunan jalan paving maupun pembangunan saluran irigasi. Terdapat juga pembangunan 15 unit RTLH (Rumah Tidak Layak Huni).

Jenderal bintang satu tersebut mengatakan TMMD diprioritaskan kepada desa tertinggal. Selain itu letak desa yang berada diperbatasan antar daerah juga menjadi faktor sasaran TMMD. Dengan begitu Brigjen TNI Widjanarko berharap pembangunan di Kabupaten Sidoarjo dapat merata.