531 Views
oleh

Menteri Investasi Buka PT Smoore Technologi Indonesia, Wabup Malang : Pemkab Malang Buka Lebar Investasi di Kabupaten Malang

MALANG || Bratapos.com – Wakil Bupati Malang, Drs. Didik Gatot Subroto, SH.MH mendampingi Menteri Investasi Indonesia merangkap Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia, S.E dalam acara Grand Opening Ceremony PT Smoore Technology Indonesia, berlokasi di Jalan Perusahaan no 46 Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Kamis (30/6) siang. Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Malang menyampaikan, bahwa sesuai program Pemerintah Kabupaten Malang membuka selebarnya-lebarnya dan mendukung penuh bagi para investor untuk berinvestasi di wilayah Kabupaten Malang.

Hal ini pun mendapat pujian dan respon hangat dari Menteri Investasi Indonesia. Tak lupa, atas nama Pemerintah Pusat, pria yang sebelumnya juga sebagai pengusaha ini mengucapkan selamat atas berdiri dan beroperasinya PT Smoore Technologi Indonesia. Dalam moment special ini, juga tampak hadir Dr. Ir Derajat Irawan, SE.MT (Kadisperindag Provinsi Jawa Timur), Ir. Oentarto Wibowo, MPA (Kakanwil DJBC Jatim II), Richard Harris (BAT-Central Project Manager), Ozsan Ozbas (BAT-Head of New Categories Operations), Faisal Saif (BAT-GM Indonesia), Husain Iqbal Jaffery (BAT-Area Head of Ops), Clayton Shen (PT Smoore President Director), serta Kapolres Malang dan Dandim 0818 Kabupaten Malang – Kota Batu.

‘’Kita harus terlebih dahulu memberikan ucapan selamat kepada PT Smoore Technologi Indonesia. Memproduksi rokok elektrik yang baru pertama di Indonesia. Mereka ini mampu menciptakan lapangan pekerjaan kurang lebih 3 ribu orang. Kolaborasi antara investasi China Indonesia, dengan market langsung ke Amerika, sehingga ini basisnya ekspor dan mampu memberikan pendapatan untuk Negara. Saya juga bersyukur bapak Wakil Bupati Malang, melakukan tindakan percepatan. Pemerintah Kabupaten Malang responnya cepat sekali, dalam waktu tujuh bulan, pabrik ini sudah bisa selesai,” terang Menteri Investasi Indonesia dalam arahannya seperti yang juga disampaikan ke awak media.

Beliau juga mengusung harapan, PT Smoore Technologi Indonesia bisa melakukan ekspansi, dengan membangun pabrik yang sama. Diakuinya, karena ini marketnya luar negeri, dengan mampu menambah devisa Negara dan akan memperbaiki neraca perdagangan Indonesia. Neraca perdagangan antara ekspor dan impor masih surplus. Tetapi lanjut Menteri Investasi Indonesia untuk pertumbuhan ekonomi di kuarter pertama itu 51 persen, kontribusi lebih banyak konsumsi dan investasi. Mantan pengusaha ini juga berpandangan karena ke depan market Indonesia ini ada, daripada dibanjiri dengan impor, lebih baik membangun industrinya dalam negeri selama memenuhi syarat-syarat dan aturan yang ada.

‘’Bicara konsumsi, jadi bicara daya beli masyarakat itu terjadi karena ada kepastian pendapatan. Kepastian pendapatan terjadi karena lapangan pekerjaan. Lapangan pekerjaan pasti diciptakan melalui dunia usaha, dan itu ujungnya adalah investasi. Kolaborasi ini yang harus dibangun. Jadi sektor swasta atau para investor itu bisa bersama-sama dengan masyarakat lokal untuk berkolaborasi. Tadi saya juga meminta UMKM juga harus dilibatkan dalam kerjasama yang baik. UMKM harus dari Kabupaten Malang. Tadi kita tinjau bersama pak Wakil Bupati Malang, bahwa karyawan di perusahaan ini semuanya dari Malang, kerjasama dengan SMK dan Perguruan Tinggi yang spesifikasi teknis. Hal ini harus dijadikan contoh,” pungkasnya.

Terpisah, Wakil Bupati Malang dalam sambutannya, mengucapkan selamat atas opening produksi PT Smoore Technologi Indonesia dan berharap membawa kesuksesan dan semakin berkembang di masa yang akan datang. Saat ini, pembangunan ekonomi merupakan salah satu agenda prioritas dari pemerintah, khususnya Pemkab Malang. Serta, memahami agenda pembangunan tidak akan berjalan sesuai dengan target dan rencana jika tidak melibatkan peran aktif masyarakat, beserta seluruh komponen pembangunan di dalam implementasinya termasuk peran sektor industry sebagai mitra strategis yang berkontribusi untuk kepentingan bangsa dan Negara.

‘’Pemkab Malang sudah bersepakat mendukung program Presiden Joko Widodo, dengan membuka ruang investasi yang selebar-lebarnya. Tentunya dengan mempermudah perizinan dan tidak memungut biaya terkecuali biaya-biaya yang sudah ditentukan oleh undang-undang. Melalui kesempatan ini, kami membuka ruang kepada jajaran direksi dari PT Smoore Technologi Indonesia, apabila ingin mengembangkan investasi di wilayah Kabupaten Malang, Pemkab Malang welcome. Untuk itu, Pemkab Malang sangat mengapresiasi dan mendukung keberadaan fasilitas produksi baru yang ada di wilayah Kecamatan Singosari ini, dan membuktikan sektor industry di Kabupaten Malang terus tumbuh,” jelas Wakil Bupati Malang.

Pewarta : Muriyono/Poy/Pro
Publish : reef