136 Views
oleh

Alamak… Pengelolaan Dana Bos Tahun 2020 di Kabupaten Serdang Bedagai 84 M Diselimuti Dugaan Korupsi

Serdang Bedagai, Sumatera Utara z Bratapos.com – Penerapan aturan dan peraturan terlebih menyangkut Keterbukaan Informasi Publik (KIP) di Kabupaten Serdang Bedagai terkesan mandul, hingga jawaban laporan pengaduan dan konfirmasi secara tertulis yang dilayangkan masyarakat sangat sulit didapatkan.

Penerapan aturan mulai dari Perbup, Perda, Permen, Perpres, Peraturan Pemerintah dan Undang Undang diduga hanya sebagai isapan jempol semata.Hal itu dialami oleh Oknum awak media yang mencoba melayangkan surat konfirmasi tertulis No.317/RDN-MDN/04/2020 tanggal 19 April 2020 pada pihak Dinas Pendidikan dan mencoba membuat laporan tertulis No.708/MDN/05/2020 tanggal 11 Mei 2020 pada Bupati Serdang Bedagai “Darma Wijaya” namun hasil jawaban sampai saat ini belum ada balasannya.

Mempertanyakan hal itu, Tim media mencoba mengkonfirmasi hal tersebut pada pihak Dinas Pendidikan Sergai yang pada saat itu diwakilkan oleh Kepala Seksi Bapak “Razak” tetapi keterangan didapat bahwa beliau masih baru menjabat dan belum bisa memberikan penjelasan atas surat konfirmasi tertulis tersebut, hingga “Razak” mencoba mengarahkan pada oknum Sekretaris Dinas Pendidikan dan upaya tersebut belum mendapatkan hasil sebab Sekretaris Dinas Pendidikan juga belum mau memberikan komentar/jawaban surat konfirmasi tertulis itu.

Penelusuran Tim media juga berlanjut kekantor Bupati Sergai atas surat laporan tertulis yang dilayangkan pada Bupati Sedang Bedagai “Darma Wijaya” akan permasalahan Dana Bos tahun 2020 yang total Dana Bos mencapai Rp 84,2 miliar yang diduga menuai Kerugian Keuangan Negara/Daerah dan Tim juga mendapatkan keterangan dari Oknum Pegawai/Ajudan Bupati “Reni” bahwa surat laporan tersebut masih dimeja Bupati Sergai “Darma Wijaya” dan belum ada nota dinas.

Keadaan seperti ini dinilai salah seorang penggiat korupsi berinisial “D.Nambela” diduga membuka tabir atas lemahanya sistem administrasi di Pemkab Sergai, hingga terlihat lamban dalam memberikan jawaban konfirmasi dan laporan masyarakat atas kinerja Pemkab Sergai dalam menangani permasalahan dugaan Kerugian Keuangan Negara/Daerah dikabupaten ini.

Total besaran Hibah Dana Bos yang diterima oleh Pemkab Serdang Bedagai tahun 2020 sebesar Rp 84,2 miliar dan saldo per 31 Desember 2020 sebesar Rp 2.2 miliar dengan jumlah SMP Negeri sebanyak 39 sekolah dan SD Negeri sebanyak 326 sekolah yang diduga diselimuti oleh dugaan Kerugian Keuangan Negara/Daerah mencapai miliar rupiah.

Reporter : Hojutra

Pubhliser : Irwansyah