48 Views
oleh

Bersama Komisi IX DPR-RI dan BKKBN: Talk Show Sosialisasi Percepatan Penurunan Stunting dan Pembetukan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas

BLITAR ||Bratapos.com – Komisi IX DPR-RI menggelar sosialisasi Promosi (KIE) Program Bangga Kencana dan Penurunan Stunting, bersama mitra kerja di tahun 2022, Gerai Sehat Bu Eni, Jalan Raya Penataran No.25 Lingkungan Tawang Ngebrak Kelurahan Tawangsari Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Kamis (23/06/2022) pada pukul 09.00 Pagi.

Kegiatan yang berlangsung di Gerai Sehat Bu Eni dihadiri Anggota DPR-RI Nurhadi, SP.d Kepala BKKBN RI Mewakili Kepala Biro Hukum Organisasi dan Tata Laksana, Dr.Hariyadi Wibowo, MARS, Mewakili Kepala BKKBN Provinsi Jawa Timur, Nyigit Wudi Amini, S.Sos, M.Sc, DP2KBP3A Kabupaten Blitar, Herman Widodo, S.H, Kepala Kelurahan Tawangsari, Hari Agus Budihartono, S.Pi.

Sesuai dengan Perpres 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting yang merupakan komitmen nasional, dan pengejawantahan komitmen kita bersama dalam menyelesaikan masalah stunting di Indonesia.

Perlunya sosialisasi yang dikemas secara talk show ini di selenggarakan guna untuk menekan angka stunting menjadi 14 persen di tahun 2024. Berdasarkan data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2021, prevalensi stunting saat ini masih berada pada angka 24,4 persen.

Terkait hal tersebut, “Saya mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota untuk melakukan penguatan kelembagaan Tim Percepatan Penurunan Stunting yang sudah dibentuk, membantu dan mefasilitasi pelaksanaan tugas dari tim pendamping keluarga melalui dukungan sarpras dan pembiayaan tim pendamping keluarga,” kata Nurhadi Anggota DPR-RI

Menindak lanjut dari Perpres 72 tahun 2021 “Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengerahkan 600 ribu personil yang tergabung dalam 200 ribu Tim Pendamping Keluarga (TPK) ” di sampaikan Dr.Hariyadi Wibowo, Kepala BKKBN RI Mewakili Kepala Biro Hukum Organisasi dan Tata Laksana di antara materi Talk show.

TPK perlu didukung dan dikuatkan dalam hal pendampingan keluarga. Mereka sebagai ujung tombak dalam upaya percepatan penurunan stunting perlu diberdayakan, diberikan support dalam hal finansial, dan sarana prasarana dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Dan ini merupakan langkah strategis dalam membentuk SDM yang berkualitas sesuai dengan tema di atas. TPK bertugas melakukan penyuluhan, memfasilitasi pelayanan rujukan dan memfasilitasi pemberian bantuan sosial serta melakukan surveilans kepada sasaran keluarga berisiko stunting.

Dan yang terpenting peran dari TPK juga akan dibantu oleh pihak lain, seperti dari penggerak PKK, Puskesmas, Posyandu, Pemerintah Desa/Kelurahan, Pemerintah Kabupaten/Kota. Selain itu juga, Nurhadi berpesan kepada daerah untuk mengembangkan sumber daya dan pangan lokal di daerah untuk memenuhi gizi anak-anak dan ibu-ibu hamil.

Kepala Kelurahan Tawangsari, Hari Agus Budihartono menyampaikan banyak terima kasih kepada Bapak Nurhadi DPR-RI, BKKBN Pusat, Provinsi maupun Kabupaten Blitar beserta jajarannya, DP2KBP3A Kabupaten Blitar, Gerai Sehat Bu Eni atas terselenggaranya program sosialisasi ini yang sangat bermanfaat untuk masyarakat Tawangsari dan seluruh masyarakat Kabupaten Blitar pada umumnya.

Pewarta : reef/tim
Publish : reef