40 Views
oleh

8 Orang Penumpang KM Tiga Bersaudara Selamat, Satu Orang Belum Ditemukan

BURU | Bratapos.com– Kapal kayu KM tiga Bersaudara yang ditumpangi sembilan orang dikabarkan hilang kontak semalam lalu, Jum’at (14/1/2022) Pukul 20:00 WIT dengan rute tujuan Kota Ambon-Desa Namlea Ilath, Kecamatan Batabual, Kabupaten Buru, Maluku telah ditemukan delapan orang dalam keadaan selamat oleh masyarakat Namlea Ilath yang melakukan pencarian dengan menggunakan Loangboat.

Namun kapal motor (KM) tiga bersaudara tidak ditemukan lagi karena sudah tenggelam.

Informasi penemuan korban yang selamat dibenarkan oleh pejabat Desa Namlea Ilath, La Tanda Sampolawa saat di konfirmasi via telepon, “bahwa benar delapan penumpang KM Tiga Bersaudara yang hilang kontak semalam para korban dalam keadaan selamat. Penumpang ditemukan oleh Longboat milik masyarakat Desa Namlea Ilath yang sedang melakukan pencarian,” ungkapnya, Sabtu (15/1/2022).

Kata pejabat Desa, korban selamat yang pertama kali ditemukan yaitu dua pria, diantara laut Ambon dan Ambalau, setelah itu baru ditemukan tiga perempuan dan tiga pria yang berlokasi tidak terlalu jauh dengan Kapal Tangker Minyak.

Awalnya masyarakat yang cari korban hilang melihat Kapal Tangker berhenti di tengah laut antara Manipa dan Pulau Buru, lalu mereka bergerak untuk mendekati kapal tersebut dan di temukan tiga orang penumpang perempuan dan tiga orang penumpang pria.

Kedelapan penumpang ditemukan dalam keadaan selamat. Dan para penumpang sudah diantar pulang ke kampung halaman masing-masing di Desa Namlea Ilath.

“Namun sampai saat ini, satu orang belum ditemukan atas nama Aripin Buton, karena pada saat kejadian dia menggunakan Perahu (Kole-kole) untuk menyelamatkan diri namun hingga saat ini belum juga ditemukan,” ungkap Kades.

“Nama korban selamat delapan orang yang sudah di temukan; Watika (18), Winda Cira (15), Supriono Tomia (37) Tahun, La Kama (25), Radin (21), Ilham (21), Muhammad (21) dan Rasti (16). Lalu untuk korban yang belum di temukan atas nama Aripin Buton yang sementara masih dalam pencarian,” pungkas Kades.

Reporter: SPK