212 Views
oleh

Sepanjang Tahun 2021, 1.099 Orang Keluar dari Domisili Warga Kabupaten Buru

BURU | Bratapos.com– Masyarakat Kabupaten Buru berbondong-bondong mencari kerja di luar wilayah Kabupaten Buru.

Perpindahan penduduk dari hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Buru, Lili Lauw pada saat wawancara di ruang kerjanya Jalan Ahmad Yani Kota Namlea, Kamis (6/1/2022).

“Perpindahan penduduk keluar Kabupaten Buru selama tahun 2021, yaitu sebanyak 1.099 (seribu sembilan puluh sembilan orang) dan kalau untuk masuk malah lebih kecil, yaitu sebanyak 494 orang. Jadi lebih banyak yang pindah keluar dari pada yang masuk ke Kabupaten Buru,” terang Lili.

Alasan mereka, lanjut Lili, untuk pindah keluar dari Kabupaten maupun masuk ke Kabupaten Buru ada yang berbeda-beda, yakni untuk cari kerja dan pindah tugas.

Loket Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Buru, Kamis (6/1/2022).

Dan data pindah keluar daerah paling banyak untuk mencari kerja, seperti ke Kabupaten Weda Provinsi Maluku Utara.

“Mereka pindah itu kalau mereka sudah mendapatkan kerja di daerah tersebut, maka otamatis mereka akan menetap ke situ. Sedangkan ada juga yang mengikuti keluarga, seperti istrinya pindah tugas, suaminya juga ikut dan anaknya, tetapinya kebanyakan untuk cari kerja sebab pekerjaan juga sudah sangat susah sejauh ini yang kita lihat,” tutur Kadiscapil.

Kalau pindah lalu masuk ke Kabupaten Buru, juga terjadi hal yang sama seperti mereka keluar, yaitu untuk bekerja atau ditempatkan tugas di Kabupaten Buru.

“Saya juga ingin menambahkan, kalau untuk persyaratan pindah ke daerah lain, dia cukup membawah Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), tetapi KTP yang lama dia harus bawah dan serahkan di dukcapil daerah yang dia tuju atau pindah,” pungkas Kadis kepada Bratapos.com.

Reporter: SPK