16 Views
oleh

Bubarkan Puluhan Truck dan Penambang,
Dua Anggota Polres Lumajang Viral di Medsos..!!

LUMAJANG// Bratapos.com- Masih terkait terjadinya bencana erupsi gunung Semeru, dimana pasca kejadian dua personil dari Polres Lumajang mendadak viral di salah satu media sosial (medsos), dengan aksi heroiknya telah melakukan penghalauan dan penghadangan terhadap warga serta puluhan armada truck pengangkut pasir di salah satu lokasi pertambangan. Dimana lokasi yang terletak di Dusun Kamarkajang Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro tersebut ternyata disapu bersih oleh lahar dingin erupsi semeru, tepatnya pada 04 Desember 2021, sekitar pukul: 14.30 Wib,

Dimana kedua anggota AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si. orang nomor satu di wilayah hukum Polres Lumajang tersebut, diketahui bernama, Bripka. Adri Amor, dan Briptu. Ismail Triono, sempat viral beredar di salah satu akun YouTube https://youtu.be/IAC-74PJ77M.

Dalam video kedua anggota yang bertugas di Polsek Candipuro tersebut, Dengan aksi nekadnya yang melakukan penyelamatan terhadap puluhan nyawa penambang telah menuai respon positif dari masyarakat.

“Sekitar 70 penambang dan 10 armada truk, saat itu semuanya langsung diminta segera pergi meninggalkan lokasi,”Ujar Kapolres AKBP. Eka Yekti. Selasa, (07/12/2021).

Kapolres juga menjelaskan, bahwa dari sebelumnya kedua anak buahnya tersebut telah mendapatkan informasi, jika terjadi erupsi Gunung Semeru dan terdapat kegiatan ataupun aktifitas penambangan yang masih beroperasi di bantaran sungai Laharan tersebut.

“Usai terima kabar, Bripka Adri dan Briptu Ismail ini Langsung tancap gas menuju lokasi dan meminta agar semua aktifitas penambangan dihentikan,”jelasnya.

Lebih lanjut pihaknya menambahkan, jika masih beruntung, aksi pencegahan yang dilakukan oleh kedua anggotanya tersebut, berhasil meminimalisir timbulnya korban akibat terjadinya erupsi Gunung Semeru.

“Alhamdulillah, tidak ada kerugian apapun, baik itu berupa harta maupun nyawa, saat itu semua warga langsung meninggalkan lokasi penambangan,”ucapnya.

Masih menurutnya, memang sebelumnya telah beredar video singkat berdurasi 30 detik sebelum erupsi Gunung Semeru terjadi. Dimana isi video tersebut, dua anggota Mapolres Lumajang nampak telah berupaya untuk menghalau, sekaligus menghimbau para penambang untuk segera meninggalkan lokasi penambangan.

“Sebelumnya, sudah dapat informasi kalau akan terjadi erupsi, dan dua anggota kami berinisiatif menuju kelokasi penambangan untuk memastikan tidak ada aktifitas apapun. Tapi ternyata banyak penambang, sedangkan asap tebal mulai tampak dari kejauhan, dan mereka langsung meminta agar semua segera meninggalkan lokasi penambangan,”Pungkasnya.

Reporter: Jaka

Editor : Doris

Publisher: Shelor