16 Views
oleh

Humas PN Gresik Angkat Bicara Kaburnya Terdakwa Asal Flores

GRESIK || Bratapos.com. Kaburnya tahanan dengan terdakwa Wilhelmus bin Pehang (38), warga kelahiran Flores beralamat di Desa Nita Kelopo RT.06 RW.03, Kecamatan Nuta Kelipo, Kabupaten Sika di kantor Mapolsek Driyorejo beberapa waktu lalu. Membuat Pengadilan Negeri Gresik angkat bicara.

Melalui Muhammad Fatkhur Rohman selaku humas Pengadilan Negeri (PN) Gresik, pihaknya membantah bahwa tidak ada syarat persidangan di PN Gresik yang mengharuskan vaksin

“Tidak adanya syarat vaksin untuk persidangan. Sebab selama masa pandemi sampai dengan sekarang, PN Gresik masih melakukan sidang secara online (daring),” tegasnya. Senin 6 Desember 2021.

Menurut Fatkhur, terdakwa saat ini telah menjalani proses persidangan di PN Gresik dengan agenda tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Besok rencana mengagendakan putusan.

“Isu yang berkembang bahwa PN Gresik menolak terdakwa saat persidangan karena belum vaksin, itu tidak dibenar,” katanya.

Kata Fatkhur, untuk sidang putusan terdakwa yang saat ini masih buron (melarikan diri), Majelis hakim masih menunggu pemberitahuan atau laporan dari JPU secara tertulis.

“Kita masih menunggu laporan secara tertulis atas kaburnya terdakwa agar Majelis hakim dapat mengambil sikap, apakah sidang putusan akan ditunda atau disidangkan dengan status in absensial,” jelasnya.

Seperti diberitakan, terdakwa kasus penadahan curanmor atas nam Yosep Bao Open melarikan diri saat petugas tahanan Kejari Gresik mengirim terdakwa ke Mapolsek Driyorejo karena di Rutan Banjarsari, terdakwa ditolak dikarenakan belum melakukan vaksin Covid 19.

Saat ini, tim dari Polres Gresik dan Kejari Gresik terus melakukan pencarian keberadaan terdakwa yang sudah dituntut 1 tahun 8 bulan oleh Jaksa karena melakukan tindak pidana penadahan sepeda motor hasil pencurian.

Pewarta: Jamal Sintaru