43 Views
oleh

Wow !!! Adik Rektor UMLA Berhasil Raih Nilai Mutlak

Menuai Protes dari Peserta lain

Lamongan // Bratapos.com – Ujian perangkat yang dilaksanakan Senin (22/11/2021) di Balai Desa Gempolpading Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan. Yang diikuti oleh 15 peserta, sebagai berikut:

5 calon Sekretaris Desa (Sekdes).
5 calon Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat (Kasi Kesra).
5 Calon Kepala Urusan Perencanaan (Kaur Perencanaan).

Yati Roviqoh. S.Pt, dirinya berhasil meraih nilai mutlak atau Rekor, untuk calon Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat, yang mana juga merupakan Adik rektor Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) yang dimana UMLA adalah kampus yang ditunjuk untuk membuat kisi-kisi dalam materi ujian perangkat desa Gempolpading tersebut, dengan perolehan nilai yang luar biasa, sebagai berikut :

  • Materi 1 (Pancasila dan UU 1945) dengan perolehan nilai 96;
  • Materi 2 (Pemerintahan dan/atau Pemerintahan Desa) dengan perolehan nilai 88;
  • Materi 3 (Pengetahuan Agama) dengan perolehan nilai 100;
  • Materi 4 (Pengetahuan Umum) dengan perolehan nilai 96;
  • Materi 5 (Administrasi Perkantoran) dengan perolehan nilai 92;
  • Serta Materi 6 (Pengetahuan Komputer dan/atau Teknologi Informasi) dengan perolehan nilai 88;

Dengan hasil nilai di atas, sudah jelas dirinya dapat menjabat sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat Desa Gempolpading.

Akan tetapi, tak sedikit masyarakat Gempolpading bertanya-tanya, dengan berbagai komentar yang tertulis di Facebook peduli Gempolpading soal pencapaian nilai ujian Calon Perangkat Desa tersebut, sehingga hanya peserta tertentu yang bisa menjawab soal dengan perolehan rekor nilai tertinggi.

Begitu juga hasil ujian perangkat desa gempolpading oleh 2 Peserta lain yang juga kebetulan mendapatkan nomor peserta 1 (satu), juga mendapatkan nilai ujian yamg fantastis.

Melihat hal tersebut, Salah satu anggota PPDI (Persatuan Perangkat Desa Indonesia) di Kecamatan Kabupaten Lamongan, merasa takjub, terheran-heran dan penasaran, dia mengatakan pada awak media bahwa,”Undang-undang tentang desa itu sering gonta-ganti, kok itu bisa menjawab dan dapat nilai mendekati 100. Saya saja yang jadi pelaku (perangkat) belum tentu bisa dan hafal tentang undang-undang desa, ayo kita tes ulang, kita laksanakan secara fear dan terbuka, kalau bisa jawab dengan perolehan 95 saja, (saya siap mundur dari jabatan perangkat saya),” ujarnya.

Hingga berita tayang. Kepala Desa Gempolpaden, Mat Khasan, dan Camat Pucuk, Suja’i. Tidak Menjawab atau gak ngrespon, saat dikonfirmasi, awak media ini melalui WhatsApp, an. MK 08133039xxxx. Dan an. SJ 08212278xxxx.

Terhembus Kabar terbaru bahwa hasil dari Ujian perangkat desa Gempolpading tersebut juga mendapat keberatan dari beberapa Orang Peserta yang ikut ujian perangkat desa kemaren. Dengan terbitnya surat permohonan keberatan untuk proses pengangkatan perangkat desa Gempolpading pada 24 November 2021 beberapa waktu lalu yang juga di tembuskan kepada Bupati Lamongan, Dinas PMD, Ketua DPRD kabupaten Lamongan. Bersambung….

Reporter : Chan

Publisher : dimas