oleh

Pemuda Pancasila Gelar Rakorcab dan Pleno di Gedung DPRD Kendal

KENDAL || Bratapos.com – Pemuda pancasila (PP) Kabuapaten Kendal menggelar Rakorcab dan pleno MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kendal, bertempat di Gedung DPRD Kendal. Minggu (27/11/2021).

Bambang Eko Purnomo Ketua pemuda Pancasila Proinsi Jawa Tengah dalam sambutanya menyampaikan jangan seperti Balon, kelihatan besar tapi dalamnya kosong, Pemuda Pancasila adalah sekarang dengan yang dulu berbeda, berbedanya adalah sekarang kalau tidak taat aturan sudah tidak ada ampun dari PP, tapi banyak yang menggoreng-goreng.

“Saya tidak mau bilang siapapun atau kalau memang ada kader pemuda Pancasila yang baik dan tadi juga sudah di sampaikan oleh mas Makmun, kemudian mas Mujib, siapapun kadernya dari partai apapun harus kita bantu sukseskan untuk duduk di ruangan ini,” ujarnya.

“Karna masuk dalam organisasi pemuda Pancasila tidak pernah di tanya partaimu apa, agamamu apa, bapakmu kejanya apa sekolahmu apa, tidak pernah di tanyakan semua bisa masuk di Pemuda Pancasila. Pengembangan organisasi terletak di Rakor dan pleno 20 PAC mana yang sudah siap mana yang belum siap harus kita buka di sini,” pungkasnya.

Sementara itu Ahmad Gufroni Ketua MPC Kendal kaitannya dengan Rakorcab yang 2 kaitannya dengan pleno, “Jadi yang Rakorcab itu yang pertama dikonsolidasi karena ada 13 PAC kita yang telah habis masa berlakunya, jadi harus tentukan sikap apakah akan diperpanjang masa bakti atau kita bekukan kepengurusan.”

“Kaitan Rakorcab kedua itu kaitan KTA karena KTA itu ternyata biaya yang tahun kemarin Rp 60.000 sudah kurang, jadi kita perlu persetujuan dari peserta rakor ini berapa kita akan tarik karena nanti akan meliputi dari PAC, MPC itu yang kaitanya dengan Rakor, yang kaitan pleno karena itu persetujuan pleno MPC ada dua juga yang pertama adalah kita akan resafel organisasi resafel kepengurusan karena sudah setengah periode ini kita akan lihat mana-mana pengurus yang akan kita ganti atau tidak kita pakai,” kata Ketua MPC Kendal kepada media.

“Yang kedua pleno itu kita membutuhkan badan, ada beberapa badan yang perlu kita bentuk diantaranya adalah badan pemuda Pancasila, badan pelaksana kaderisasi, badan KTA, badan kesehatan dan bencana terus lembaga Komando Inti (KOTI) itu perlu persetujuan dari pleno,” pungkas Gufron.

Reporter: Nardi

Editor: Nela

REKOMENDASI UNTUK ANDA