oleh

Polres Nagan Raya Lakukan Rekontruksi Uang terhadap korban Pembunuhan Di Desa Simpang Peut

Suka Makmue // Bratapos.com – Kepolisian Polres Nagan Raya melakukan rekontruksi ulang terhadap kasus pembunuhan beberapa pekan lalu yang terjadi di Desa Simpang Peut, pada Jumat (16/7), sekitar pukul 22.00 WIB.

Amatan media, pada kegiatan itu kedua pelaku turut dihadirkan dalam rekontruksi ulang, yang digelar langsung di tempat kejadian perkara (TKP) Desa Simpang Peut Kecamatan Kuala kabupaten Nagan Raya. Selasa (19 -10- 2021).

Rekonstruksi yang di perankan oleh anggota Reskrim Polres Nagan Raya Bripka Dinur Fajrin, S AB Sebagai korban, saksi Tarmizi dan Edi Saputra, di hadiri Kasat Reskrim AKP Macfud, JPU R. Bayu, kuasa hukum Said Atah dan keluarga korban.

Saat melakukan rekontruksi tersangka inisial RD dan Tersangka RS warga Simpang Peut Kecamatan Kuala korban di tusuk dengan sangkur yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kedua tersangka saat hadir dilokasi di kawal ketat satuan Reskrim Polres Nagan Raya hal ini dilakukan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan

Dalam rekonstruksi yang digelar tersebut RD dan RS mengaku membunuh korban karena motif sakit hati akibat ditagih sisa utang pembayaran handphone senilai Rp1 juta.

Kapolres Nagan Raya AKBP Setiyawan Eko Prasetiya melalui Kasat Reskrim AKP Machfud mengatakan, rekonstruksi ini dilakukan untuk tahu bagaimana situasi saat terjadinya pembunuhan, maka tersangka dalam hal ini didampingi kuasa hukumnya.

Sebelum melakukan rekontruksi tersebut masyarakat yang akan menyaksikan harus dilakukan vaksin terlebihdahulu, Jika tidak vaksin dan memakai masker dilarang untuk menyaksikan adegan ini. Kasat Reskrim menambahkan karena ini termasuk kasus pembunuhan berencana.

Jaksa Penuntut Umum R.Bayu mengungkapkan semua ini sudah dilakukan p21 untuk dapat melanjutkan proses selanjutnya.Maka tersangka atau narapidana ini setelah di lakukan proses dan fakta dilapangan bahwa tersangka ini akan di jerat pasal 340 KUHP pidana dengan ancaman hukuman mati dan atau seumur hidup.

Safrillah Paman Korban Kepada media mengharapkan pihak berwajib untuk dapat menghukum pelaku setimpalnya sesuai hukum yang berlaku.Kami nanti akan terima apapun keputusan hukum, apakah hukuman penjara atau hukuman lainnya kami serahkan kepihak berwajib.sebut Paman- paman korban.yang dikutip dari sumber tribunpos.Aceh.

Reporter : Sabarudin

Publisher : dimas

REKOMENDASI UNTUK ANDA