oleh

Kajati Bersama Kabinda Maluku Tinjau Proyek Bendungan Waeapo

BURU || Bratapos.com– Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku, DR. Undang Mugopal, SH.M.Hum, bersama Kepala Badan Inteljen Negara Daerah (Kabinda) Maluku Brigjen TNI Jimmy Aritonang, SE,
meninjau lokasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Waeapo yang berada di Desa Wapsalit, Kecamatan Lolongguba, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, Minggu lalu (17/10/2021).

Pada kunjungan itu Kajati dan Kabinda Maluku beserta rombangan di sambut dengan baik oleh Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Maluku, Marva Ranla Ibnu, ST, MT, beserta Staf.

Sebelum memasuki kawasan Proyek Bendungan Waeapo Kajati Maluku dan Kabinda juga mendapat pengarahan prosedur stand operasi, yaitu cara memasuki kawasan Bendungan Waeapo oleh Muhamad Saukani dari K3 PT. Adhi Karya.

Adapun sambutan Kepala Balai Wilayah Sungai Provinsi Maluku, bahwa proyek strategis nasional yang ada di Bendungan Waeapo merupakan keuntungan bagi masyarakat Pulau Buru, karena bisa menampung air sebanyak 50 juta kubik dan dapat memberikan manfaat untuk irigasi yang ada di dataran Waeapo.

“Bendungan Waeapo juga bisa dikembangkan di setiap jaringan 10.000 hektar termasuk dengan sistem yang sudah ada sekarang ini, dan akan dikembangkan tergantung dari pemerintah daerah dan masyarakat. Karena bendungan Waeapo juga bisa menjadi pengendalian banjir dan bisa menampung air kurang lebih 540 meter kubik,” bebernya.

Adapun manfaat dari bendungan Waeapo, yaitu bisa digunakan untuk pembangkit listrik tenaga air dengan kapasitas daya sebesar 8 Mega Watt (2x40x4), pekerjaan bendungan ini sudah dari tahun 2017 bulan Desember sampai saat ini telah berjalan sudah di tahun keempat, jadi tahun depan itu adalah tahun terakhir proyek pembangunan Bendungan Waeapo.

“Saya juga mau sampaikan buat Pak Kajati, bahwa pekerjaan ini sempat delay 2 tahun setengah, karena masalah lahan, namun Alhamdulillah di bulan Agustus tahun 2020 kemarin telah dilakukan pendampingan dari hati lewat Asintel Kejari, dari Pak Bupati, Pak Gubernur sehingga dapat terealisasi,” ungkapnya.

Lanjutnya, pekerjaan juga sempat terhambat di bulan September 2020 karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Covid-19, sehingga berpengaruh pada pekerjaan kami, dan kemudian ditambah lagi dengan hujan yang cukup besar membuat kami agak kesulitan untuk melakukan pekerjaan disebabkan air sungai yang sangat tinggi.

“Proyek yang didanai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) murni Rp.2,1 triliun, dan pekerjaan proyek dibagi menjadi dua paket, yaitu paket satu adalah pekerjaan CP PSO sedangkan paket dua merupakan pekerjaan bangunan,” bebernya.

Penyampaian Kajati Maluku, “Saya sudah mendengar paparan singkat yang disampaikan oleh Kabalai Sungai terkait perkembangan bendungan Waeapo, dan saya kaget juga kagum luar biasa dan tidak terbayangkan bisa kerja sudah sejauh ini pekerjaannya.”

Lanjut Kajati Maluku, bahwa Kabalai Sungai beserta jajaran juga sering ke tempat saya diskusikan beberapa problem di lapangan, dan saya hanya melihat dan mendengar laporan saja dari Balai, tidak melihat sendiri, tapi dengan saya datang dan melihat fakta seperti ini sangat luar biasa sekali, karena proyek ini manfaatnya sangat luar biasa untuk masyarakat Provinsi Maluku, khususnya di Kabupaten Buru.

Kejaksaan Agung sudah menyampaikan atau memerintahkan kepada kami jajaran di bawah Kejaksaan Tinggi maupun Kejari untuk selalu mendampingi semua proyek atau kegiatan yang menyangkut strategis nasional, dan ini satu diantaranya adalah proyek strategis nasional, tugas Kejaksaan itu jangan dianggap hanya mempunyai tugas dan fungsinya melakukan penuntutan perkara pidana saja, tetapi juga satu diantaranya adalah pendampingan terhadap seluruh kegiatan proyek strategis nasional.

“Pendampingan tersebut bertujuan agar proyek bisa berjalan lancar sesuai dengan perencanaan tepat guna tepat mutu, dan juga tertib administrasi,” ungkap Kajati.

Turut Ikut dalam pendampingan rombongan ke Bendungan Waeapo di antaranya, Bupati Buru, Ramli I Umasugi, S.Pi., MM., Kapolres Pulau Buru, AKBP Egia F. kusumawiatmaja, S.I.K., M.A.P., Kajari Buru, Muh.Tadi, S.Ag.,SH., MA.,MH beserta staf
Kepala Balai Wilayah Sungai Provinsi Maluku, Marva Ranla Ibnu, ST, MT beserta Staf, Sekda Kabupaten Buru, M. Elias Hamid, SH., MH, Kepala Pengadilan Negeri Buru, Yogi Rachmawan, SH., MH.

reporter: spk

REKOMENDASI UNTUK ANDA