oleh

BNN Kota Tanjungbalai dan Insan Pers Gelar Workshop Bahaya Laten Narkoba

Tanjung Balai, Bratapos.com – Beberapa bulan terakhir ini kita selaku masyarakat Kota Tanjungbalai disuguhi oleh berbagai berita tentang pengamanan Narkoba bertuan maupun tidak bertuan, pemakai maupun Penjualan Narkoba dari hasil tangkapan dan itu terlihat banyaknya berita yang beredar dari media massa elektronik maupun cetak yang memberitakan mengenai pengungkapan kejahatan Narkoba yang berhasil dibongkar oleh aparat Kepolisian maupun Badan Narkotika Nasional (BNN).

Kejahatan Narkoba hampir terjadi di seluruh negara dan sangat merepotkan masyarakat, karena dampak dari Narkoba sangat berbahaya dan dianggap sebagai bahaya laten bagi keberlangsungan atau eksisistensi suatu bangsa dan negara.

Oleh karena itu kejahatan Narkoba digolongkan sebagai kejahatan yang bersifat extra ordinary crime, di samping kejahatan terorisme dan beberapa kejahatan lainnya, sebagaimana yang telah disetujui oleh bangsa-bangsa di dunia, sehingga penanganannya juga memerlukan upaya luar biasa.

Terkait hal tersebut BNN Kota Tanjungbalai bersama dengan Insan Pers gelar Workshop Bahaya Laten Narkoba di Raja Bahagia Resto Jalan Alteri Kelurahan Sirantau Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai pada hari Kamis, 14 Oktober 2021 sekitar pukul 09.00 Wib sampai dengan selesai yang bertujuan agar masyarakat Kota Tanjungbalai dapat terhindar dari peredaran Narkoba tersebut sesuai dengan program pemerintah P4GN.

Dalam giat yang digelar tesebut, terlihat Kepala BNN Kota Tanjungbalai AKBP Magdalena Sirait, S.si yang didampingi Hamzah selaku Kasi Pemberantasan Narkoba mengatakan didepan para Insan Pers bahwa, “Penting nya Insan Pers selaku pegiat Kontrol Sosial dalam suatu pemberitaan agar masyarakat Kota Tanjungbalai dapat terhindar dari bahaya laten narkoba yang bisa mengakibatkan sengsaranya anak cucu kita dihari kelak nanti”.

Magdalena juga menambahkan, “Seperti yang terlihat, sebagaimana seringnya tertangkap pengguna dan pengedar narkoba tanpa jera bahkan mereka terus ada hampir ditiap sudut tanpa kita ketahui pasti siapa dalang sebenarnya dan inilah peran penting Insan Pers untuk mengedukasi masyarakat tentang bahayanya narkoba”.

“Dan kami berharap ujar Lena, Pemerintah Kota Tanjungbalai mau bersinergi bersama kami baik dari Kepolisian Polres Tanjungbalai maupun BNN yang mana dalam hal ini menjadi ujung tombak dari peredaran dan penyalahgunaan barang haram tersebut”.

“Kami sangat ingin berkolaborasi dan bekerjasama dengan Pemerintah Kota khususnya Walikota Tanjungbalai selaku pemangku kekuasaan tertinggi demi terwujudnya Kota Tanjungbalai bersih dari narkoba dan hal ini tidak bisa menjadi tanggung jawab per instansi saja melainkan menjadi tanggung jawab kita bersama”, pungkas Kepala BNN Kota Tanjungbalai tersebut.

“Disamping hal tersebut angka Prevalensi menurut Provinsi bahwa pengguna narkoba untuk Indonesia, Sumatera Utara diurutan pertama dan ini harus menjadi hal yang begitu penting agar penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Sumatera Utara dapat terbantahkan”.

“Tergambar rasa keprihatinan mendalam akan bahaya yang terjadi akibat penyalahgunaan dan peredaran narkoba di negara kita saat ini, di mana dapat kita rasakan keadaan dalam kehidupan masyarakat saat ini yang mengalami masa kemunduran di berbagai bidang, terutama sekali dalam bidang pendidikan, olahraga, akhlak dan budi pekerti, kreativitas pada seni dan budaya, dan berbagai bidang lainnya diikuti oleh kalangan generasi muda”, tutup Magdalena.

Reporter : Irwansyah

Publisher : Alfon

REKOMENDASI UNTUK ANDA