oleh

Dua Sejoli di Gresik Terlibat Barang Haram, Jaksa Menghukum Berat

GRESIK || Bratapos.com. Sembari tertunduk, mendengarkan pembacaan berkas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arga Bramantyo dari Kejaksaan Negeri Gresik. Dua sejoli yakni Putri Hardiyanti (22), warga RT 04, RW 02, Desa Dalegan, Kecamatan Panceng dan Rifqi Robethoh Akbar (19), warga RT 01, RW 01, Desa Cangaan, Kecamatan Ujungpangkah dituntut hukuman berat dalam persidangan di Pengadilan Negeri Gresik, Kamis 23 September 2021.

Kedua terdakwa terbukti secara sah melanggar Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia (UURI) Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009. 

“Menuntut terhadap terdakwa I yaitu Putri Hardiyanti dengan hukuman penjara selama tujuh tahun, denda Rp 800 Juta subsider tiga bulan kurungan. Terdakwa II Rifqi Robethoh Akbar dihukum penjara selama enam tahun dan enam bulan serta denda Rp 800 Juta subsider tiga bulan kurungan. Hukuman para terdakwa dikurangi selama masa ditahan,” kata Jaksa Arga di hadapan majelis hakim PN Gresik Fifiyanti.

Selain hukuman penjara, barang bukti berupa dua paket sabu-sabu seberat yaitu 1,00 gram dan 0,14 gram. Barang bukti lain yaitu berupa telpon seluler dan celana pendek semuanya dirampas untuk dimusnahkan. Sedangkan sebuah motor Honda Vario Nopol W 2021 DD dikembalikan ke keluarga terdakwa.

Atas tuntutan hukuman berat tersebut, penasihat hukum terdakwa dari Biro Bantuan Hukum Juris Law Firm yaitu Faridatul Bahiyah mengatakan, akan memohon keringanan terhadap majelis hakim.

“Kita akan memohon keringanan secara tertulis kepada majelis hakim. Sebab, para remaja tersebut sebenarnya hanya korban peredaran narkoba,” kata Faridatul Bahiyah.

Diketahui, pada Merat 2021, pukul 10.WIB bertemu dengan Puspa sebagai daftar pencarian orang. Saat itu memesan sabu 1 gram kepada terdakwa Putri. Kemudian Putri memberikan harga sabu 1 gram yaitu Rp 1,8 Juta.

Selanjutnya, Putri meminta terdakwa Rifqi untuk mengantar ke tempat pertemuan yang dijanjikan Puspa. Ternyata, aksi penjualan sabu tersebut diketahui oleh anggota Polsek Bungah. Sehingga keduanya ditangkap.

Pewarta : Jamal Sintaru

REKOMENDASI UNTUK ANDA