oleh

Depresi Ekonomi di Masa PPKM, Warga Genengadal Nyebur Sumur Hingga Tewas

GROBOGAN || Bratapos.com – Baru-baru ini warga Desa Genengadal, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan digegerkan dengan adanya peristiwa percobaan bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke dalam sumur oleh warga setempat, hal tersebut dilatarbelakangi oleh permasalahan ekonomi di masa PPKM saat ini.

Korban merupakan seorang wanita berusia 44 tahun, bekerja sebagai petani, tinggal di Dusun Kedung RT 5 RW 4, Desa Genengadal, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, atas nama Nurwakiah.

Menurut keterangan sejumlah saksi, awalnya pada hari Selasa tanggal 14 September 2021 sekira pukul 11.00 WIB, keluarga korban mencari korban yang tidak tahu di mana keberadaannya, dan sekira pukul 14.00 WIB saksi 2 menemukan korban di dalam sumur milik adik korban, SUMARYONO bin YAHMO. Kemudian saksi 2 memberitahukan hal tersebut kepada keluarga korban dan Sekretaris Desa Genengadal, EDI RIYANTA bin SUKARDI, dan selanjutnya melaporkan Ke Polsek Toroh.

“Menurut keterangan keluarga korban, bahwa korban mempunyai riwayat depresi karena permasalahan ekonomi dan sudah 1 (satu) minggu ini diketahui oleh keluarga bahwa korban akan menceburkan diri ke dalam sumur milik warga, namun ketahuan oleh orang tua korban yaitu SUWARDI Bin PANDI sehingga tidak jadi,” terang Kapolsek Toroh.

Korban berhasil dievakuasi oleh Tim BPBD Kabupaten Grobogan dan masyarakat, sekira pukul 15.30 WIB dengan menggunakan alat tripod.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Kesehatan dari Puskesmas Toroh 1 dan Unit Inafis Polres Grobogan, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan / kekerasan, yang selanjutnya korban diserahkan kepada keluarga, dan keluarga korban telah menerimakan kejadian tersebut, dan menolak dilakukan autopsi,” tutup Kapolsek.

Atas kejadian tersebut, Kapolsek meminta kepada warga untuk senantiasa sabar dalam menghadapi cobaan di masa PPKM saat ini, pihaknya mengimbau kepada warga Desa Genengadal untuk selalu berdoa dan mematuhi prokes agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir.

Reporter : Kacab Jateng

Editor : Maya

REKOMENDASI UNTUK ANDA