oleh

Gelandangan Yang Ditolong Kanit Binmas Polsek Dampit Terrnyata Positif Covid

Malang, Bratapos.com – Penyebaran covid 19 tidak pandang bulu pada status sosial seseorang, tidak terkecuali gelandangan atau tuna wisma. Ketika yang lain menjalani prokes ketat dan tetap tinggal dirumah. Nasib naas justru dialami pria yang berusia 75 tahun ini. Pada hari  sabtu 31 juli 2021 sekira jam 4 sore, lelaki ini ditemukan tergeletak lemas didepan counter Hp Tcell Dampit. Warga yang mendapatinya tidak banyak berbuat, sebab situasi pandemi membuat semua orang extra hati hati.

Mereka akhirnya kontak Aipda Anton Sugiyanto, Kanit Binmas Polsek Dampit Polres Malang, yang namanya cukup familiar dikalangan anak muda dan tokoh masyarakat Dampit. Tak berselang lama, Anton yang saat itu lepas dinas datang bersama petugas medis Puskesmas Dampit.

Menurut Anton,  beliau bernama  Mbah Ran asalnya Kota Malang, dulu pernah ikut saudaranya di Blambangan Dampit. Setelah saudaranya meninggal, hidupnya sebatang kara. Ketika saya tanya, sudah makan apa belum, katanya belum. Lalu saya belikan soto lontong dan saya suapi.” Tutur Anton.yang dikenal dengan sebutan Polisi pendakwa.

Pihaknya juga melaporkan peristiwa Mbah Ran pada Kapolsek Dampit, Iptu Agung Hartawan.SH.MH.Bahkan, Kapolsek menyarankan anggotanya koordinasi dengan Lurah, Camat dan Dinsos, guna penanganan lebih lanjut. Sebab, hasil rapid tes antigen yang dilakukan petugas medis, manula sebatang kara ini positif ter inveksi covid.

’Saat ini kondisi beliau agak siuman, dan saya sarankan untuk istirahat. Agar penangannya lebih optimal,oleh Pak Camat dan petugas medis dibawa ke tempat isolasi terpadu, SDN Dampit 2. Kami juga melakuka upaya  menyebar berita tentang Mbah Ran pada komunitas medsos yang ada di Dampit dan  

sekitarnya. Sambil menunggu kondisinya membaik, siapa tau ada keluarganya atau orang yang mengenalnya menjemput.” Pungkas  Anton.

Penulis : Ardian

publisher : dimas

REKOMENDASI UNTUK ANDA