oleh

Terkait Viralnya Vidio dr.Lois Owien, Begini Kata Pihak RSUD Cabangbungin Bekasi

BEKASI, Bratapos.comDengan beredarnya vidio dr.Lois Owien yang menyatakan kematian pasien terpapar Virus Corona Disase 19 karena interaksi obat, maka Dewan Pers mengintruksikan kepada seluruh Perusahaan Media, agar investigasi ke pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Intruksi tersebut berupa surat dengan Nomor 01/SE-DP/VI/2021 Tentang beredarnya vidio statement dr.Lois Owien. Dari surat edaran tersebut, PT.Media Brata Pos menindaklanjuti surat edaran kepada seluruh Cabang dan Biro Brata Pos Se-Indonesia.

Pada hari ini Kamis, 22 Juli 2021, Biro Media Brata Pos Bekasi mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabangbungin Bekasi, untuk meminta tanggapan terkait beredarnya vidio tersebut.

Ketika Tim Brata Pos sampai di RSUD, Direktur RSUD Cabangbungin sedang di Isolasi Mandiri (Isoma) pada akhirnya diterima oleh dr.Anggara Brata, sebagai Kasie Pelayanan.

dr.Anggara & Kacab Brata Pos Jabar

“Sebenarnya kan sudah kajian evaluasi dan diskusi semua dokter berbagai bidang diantaranya, spesialis Paru, Spesialis Internist dan dokter-dokter yang terkait pasien Covid-19. Dan ini juga mengacu kepada standar pelayanan pasien Covid-19, serta mengacu kepada WHO juga dan sebenarnya sudah kebanyakan pasien yang sembuh ketimbang pasien yang tidak sembuh,”terang dr.Anggara Brata di RSUD Cabangbungin.

Menurutnya secara statistik pasien dinyatakan sembuh mencapai 90 Persen dan yang tidak sembuh hanya 9 persen.

“Secara statistik yang ada, pasien sembuh mencapai 90 persen dan pasien yang tidak sembuh hanya 9 hingga 10 persen, itupun yang sudah ada penyakit penyerta sehingga membuat berat penyakit si pasien,”ungkapnya.

Dikatakan, terkait interaksi obat yang dikatakan dr.Lois, dirinya membeberkan bahwa ia sudah sesuai memberikan obat kepada pasien covid-19.

“Kalau yang dikatakn dr.Lois jika yang demam tidak boleh dikasih parasetamol, itu ya beda urusan dia tidak percaya sama covid, tapi memang faktanya virusnya memang ada kok, namanya virus Sars Cov 2. Dan sudah diteliti oleh WHO seluruh Dunia ada Virusnya, kalau dibilang virus corona itu tidak ada, ya salah, faktanya memang ada, dengan adanya statement dr. Lois,  justru malah masyarakat menyepelekan virus ini, sehingga bertambahnya penyebaran yang terpapar covid 19,”jelasnya

“Kalau maslah obatnya itu semua Rumah Sakit juga sama, karena sudah kajian dari ahli-ahli WHO,”tambahnya.

Dirinya juga berpesan kepada masyarakat agar selalu mentaati 5M.

“Pesan saya buat masyarakat, tetap harus mengedepankan prokes 5M, apalgi saat ini masih dalam keadaan pandemi,”tuturnya.

Anggara Brata juga berharap, agar pandemi segera berakhir.

“Say berharap kepada masyarakat agar selalu sadar akan bahaya covid ini, dan mudah-mudahan pandemi ini bisa segera ditangani hingga segera berakhir,”tutupnya.

Reporter : Brata Pos Jabar

REKOMENDASI UNTUK ANDA