oleh

Iskandar Hafid Meminta DPRD Panggil Dirut BUMD PD. Nusa Gelan

Buru, Bratapos.com– Ketua Forkaba kabupaten Buru, Provinsi Maluku, Iskandar Hafid menilai Kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD-PD Nusa Gelan) kabupaten Buru harus di evaluasi.

Hal tersebut di sampaikan Iskandar Hafid kepada Bratapos, di rumah kopi kedai mely Jalan Prof. Dr. Abd. Bassalamah, Kamis (22/7/2021).

Ketua Forkaba kabupaten Buru, Provinsi Maluku, Iskandar Hafid.

Karena ketua BUMD merupakan seorang pengurus partai Golongan karya Kabupaten Buru dengan jabatan di partai sebagai bendahara.kata Iskandar

Lanjut, BUMD hadir itu untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) bukan sebaliknya malah mengguras APBD.

Saya (Beta) menilai sepanjang Kepenggurusan BUMD,tidak ada yang di Nilai Kreatif dalam ide-ide Cemerlang untuk memajukan BUMD.

Seharusnya BUMD itu mengrekrut kaum muda melineal, yang punya ide dan gagasan yang kreatif.

Jangan masalah sedikit bicara persoalan kurang lebih 103 ketel anak bodohpun bisa bicara persoalan ketel.

“Sebelum BUMD kerja sama dengan PT Nusantara, setoran PT Nusantara di kasi langsung ke khas Daerah lewat kantor Pendapatan Daerah Kabupaten Buru,” kata hafid.

Kalau bicara persoalan ketel minyak kayu puti yang di tangani BUMD Daerah PD Nusa Gelan,tanpa BUMD juga dari dulu PT Nusantara yang menangani ketel Milik Daerah selalu setor ke dinas pendapatan Daerah.

Yang jadi pertanyaan setiap tahun selalu ada anggaran yang di alokasi ke BUMD sebesar lima ratus jutah rupiah,dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Lalu BUMD menghasilkan pendapatan pertahun berapah besar yang di hasilkan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Jadi Beta (Saya) memintah kepada pihak penegak hukum dalam hal ini kejaksaan dan kepolisian untuk mengaudit anggaran BUMD,kerena Katong (kami) punya 25 anggota DPRD yang ada di gedung istemewa mereka tidak bisa berbuat apa-apa,” pungkasnya.

Reporter: Sarbin K

REKOMENDASI UNTUK ANDA