oleh

Humas RSUD Ngudi Waluyo Blitar, Enggan Berkomentar Lebih Jauh Adanya Video Viral Dr. Lois Owein

Blitar, Bratapos.com – Menindaklanjuti Surat Edaran Dewan Pers, Nomor : 01/SE-DP/VI/2021 menyikapi situasi darurat lonjakan angka konfirmasi positif Covid-19 saat ini.
Semua insan pers untuk berperan aktif guna mengali informasi yang berkembang di masyarakat.

Terlebih baru-baru ini di medsos viral dengan pernyataan Dr.Lois Owien di chanel BBA,
dalam vidio tersebut mengatakan bahwa pasien Covid-19 yang meninggal karena adanya interaksi obat yang diberikan oleh pihak rumah sakit.

Tim Bratapos Biro Blitar mencoba mengali informasi lebih lanjut tentang kebenarannya ke pihak Rumah Sakit Ngudi Waluyo Wlingi, Kabupaten Blitar pada hari Kamis, 22 Juli 2021.

Humas RSUD Ngudi Waluyo, Mustiko mengatakan, dikarenakan Direktur dan semua jajaran rumah sakit masih rapat struktural, maka tim disuruh menunggu hingga pukul 12.000 WIB.

Sekitar pukul 12.40 WIB tim Bratapos Biro Blitar kembali menemui humas untuk menanyakan beberapa point kepada pihak rumah sakit, diantaranya

  1. Apakah benar interaksi obat, seperti disampaikan dr Lois, dapat menyebabkan
    kematian pada pasien Covid-19?
  2. Kalau (Benar) Kapan Interaksi obat bisa merugikan ?
  3. Kapan interaksi obat dapat menguntungkan ?
  4. Obat apa saja yang di berikan oleh Pasien yang terpapar virus covid 19 ?

Mustiko, Humas RSUD Ngudi Waluyo mengatakan,” Kami tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut mengenai pendapat Dr. Lois Owien tersebut. Karena sudah ranah pusat (IDI) Ikatan Dokter Indonesia,” jelasnya.

“Tentang video viral pernyataan terkait Dr.Lois Owein tersebut sudah nasional dan sudah di tangani oleh IDI Pusat (Ikatan Dokter Indonesia), jadi kami tidak bisa berkomentar lebih lanjut.” Mengulang jawaban yang sama.

Di akhir wawancara dengan awak media Mustiko menjelaskan, pada intinya pihak rumah sakit tidak bisa memberikan informasi dan penjelasan terkait beberapa pertanyaan diatas. Pungkasnya

Pewarta : reef/tim
Editor/Publish : Adi.S

REKOMENDASI UNTUK ANDA