oleh

Akibat Truk Pengangkut Tanah Jembatan Dan Jalan Rusak, Begini Reaksi, Santa Dari Komisi IV DPRD Kota Tangerang

TANGERANG.Bratapos.com-Anggota Komisi lV DPRD Kota Tangerang Santa, angkat bicara Terkait temuan sejumlah kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan yang berlokasi di Jl KH Husen Sastra Negara Kel Benda Kec Benda Kota Tangerang

“Geram dan jengkel banget, Akibat dilalui truk – truk bermuatan Tanah berbobot besar hampir sepanjang jalan Perancis hingga ke Jalan KH Husen Sastra Negara Kel Benda Kec Benda Rusak parah, terutama Kerusakan Jembatan Play Over di Rawabokor Benda di sisi sebelah kiri keadaan rusak parah, “Tutur Santa Anggota Komisi lV DPRD Kota Tangerang Senin (19/7/2021) melalu via telepon.

Fraksi PDIP itu menegaskan, Pihak Oprator perusahaan angkutan tanah (truk tanah) harus mematuhi aturan Jam lintas atau Oprasional lah, dan truk – truk tanah itu jangan parkir di Area Jembatan.

“Demi kenyamanan masyarakat segeralah Dinas Perhubungan (Dishub) bersama pihak Polres Kota Tangerang bertindak tegas terhadap truk – truk yang membawa tanah yang melintasi jembatan itu bukan pada jam yang telah ditentukan aturan yang berlaku, terutama truk yang parkir di Jembatan Rawabokor bukan saja berdampak Kemacetan juga rawan kecelakaan terutama pengguna jalan Roda 2 (dua) ,”Tegas Santa

Menurut Nya, Komisi IV DPRD sudah menyampaikan keadaan jembatan itu dan juga kerusakan jalan yang berlubang di sepanjang Jalan KH Husen Sastra Negara hingga ke Jalan Prancis.

“Kita sudah sampaikan langsung ke Dinas PUPR Pemkot Tangerang harusnya, sudah ditindak lanjuti temuan kerusakan jalan dan jembatan yang berlokasi di wilayah Rawabokor Benda itu,” terang nya.

Pada dasarnya Kami komisi lV DPRD Kota Tangerang sudah memantau langsung kelokasi dan terus melakukan pengawasan.

“Kerusakan jalan di lokasi itu memang harus segera di perbaiki, karena sudah sangat meresahkan pengguna jalan khusus nya Roda 2 dan pastinya sangat berdampak terhambat nya perekonomian masyarakat, karena kemacetan lalu lintas dan kerusakan kendaraan,” Tandasnya.

Ditempat terpisah Ketua Kota Tangerang Badan Penelitian Aset Negara – Republik Indonesia (BPAN – RI ) H M Muchdi AR mengatakan,
Jika melihat kerusakan Jembatan dan jalan itu sepertinya kurang nya tindakan pencegahan dari pihak
Dishub Pemkot, Tangerang

“Wajarlah masyarakat meragukan Tugas Pokok dan Posisi (Tupoksi) Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, kalau saja dari 2 (dua) tahun yang lalu menindak sejumlah kendaraan besar jenis dump truk. yang mengangkut tanah itu karena melanggar jam operasional.
mungkin jembatan dan jalan tidak mengalami kerusakan yang begitu parah,” Kata Muchdi

Padahal kata Muchdi, Berdasarkan Peraturan Walikota (Perwal) Tangerang Nomor 30 tahun 2012.ada ketentuan jam operasionalnya truk angkutan tanah

“Kalau aturan ditegakkan, truk – truk tanah itu harus nya beroperasi dari jam 21.00 – 05.00 WIB,” ujar Muchdi ditemui di kawasan Cipondoh Kota Tangerang (19/7/2021)

Muchdi menambahkan, Kita tunggu tindakan tegas dari pihak Dishub mampu tidak memberhentikan operasional sementara, truk – truk pengangkut tanah yang melanggar Jam oprasional karena kerap menimbulkan kemacetan.

“Truk tanah itukan berbodi besar, kalau beroprasi pada siang hari kan menambah kemacetan bahkan rawan kecelakaan dan kerusakan jalan dan jembatan,”tandas nya.

Sumber : FJT

Editor / Publisher : Soleh

REKOMENDASI UNTUK ANDA