oleh

Anggota DPRD Buru, Bambang Langlang Buana Gelar Reses di Kampus UNIQBU

BURU, Bratapos.com– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buru Bambang Lang Lang Buana S.Pd, MM, gelar reses pada Penutupan Masa Sidang ll (Dua) Tahun 2021 yang bertempat di Gedung Aula Universitas Iqra Buru (Uniqbu), Rabu (07/07/2021).

Masa reses merupakan masa di mana DPRD melakukan kegiatan di luar masa sidang, terutama di luar gedung DPRD.

Pada masa reses, para anggota dewan ini berkesempatan untuk bertemu dan menjumpai konstituen di daerah pemilihannya atau Dapil masing-masing, tentunya sesuai dengan protokol kesehatan covid-19 yang telah ditentukan. Hal ini dilakukan guna menjaring dan memperjuangkan aspirasi serta melaksanakan fungsi anggaran.

“Masa reses ini semua anggota DPRD kembali ke dapil masing-masing untuk mendengarkan masukan masyarakat. Kemudian hasil reses, akan dituangkan dalam pokok pikiran anggota DPRD untuk masukan kedalam rencana kerja dan anggaran 2022 nanti, yang kemudian pokok pikiran DPRD akan diintegrasikan kedalam postur rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD). Hal itu berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 70 Tahun 2019 tentang SIPD,” kata Bambang.

Lanjut, menanggapi apa yang terjadi di dalam proses reses hari ini, “saya secara pribadi apa yang menjadi usulan mahasiswa dan dosen harus ada keberpihakan Pemerintah Daerah Kabupaten Buru maupun legeslatif terhadap peningkatan sumber daya manusia yang ada di Universitas lqra Buru demi menyongsong visi misi Bupati Buru tentang jadikan Buru sebagai mercusuar ilmu pengetahuan,” pungkanya.

Saya kira perlu juga dukungan dari teman teman 25 Anggota DPRD Buru, dan saya berkewajiban juga untuk mencoba memperjuangkan apa yang Mahasiswa dan Dosen inginkan pada reses kali ini, paling tidak ada satu dua usulan yang bisa terakomodir.

“Khususnya peningkatan kapasitas pengajar melalui beasiswa S2 maupun S3 dari daerah maupun negara juga mungkin bisa hadir untuk memberikan sehingga kualitas yang kita harapkan dari hari ke hari yang ada di Universitas lqra Buru lebih baik,” ungkap Bambang.

“Terkait persoalan pansus Covid 19 DPRD Buru kata Bambang itu, teman-teman wartawan tanyakan saja langsung ke pimpinan Pansus Covid 19, Jaidun Sa’anun. Karena kalau kita bicara regulasi pansus itu waktunya 6 bulan, kalau belum selesai bisa di tambahkan 6 bulan lagi, setelah itu maksimal waktunya satu tahun, tetapi sampai hari ini kalau kita mau lihat, pansus Covid 19 itu sudah lebih dari 1 tahun, artinya secara otomatis menurut regulasi pansus Covid 2019 itu sudah tidak ada walaupun sampai hari ini belum di lakukan paripurna terkait kerja terakhir pansus Covid itu seperti apa,” tuturnya.

Dalam reses tersebut, turut di hadiri Rektor Universitas lqra Buru DR. M. Sehol, beberapa dekan dan Dosen Iqra Buru, Bhabinkamtibmas Desa Namlea Babinsa dan tamu undangan dari Mahasiswa Universitas lqra Buru, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid 19.

Reporter: Sarbin K

REKOMENDASI UNTUK ANDA