oleh

Ardi Septian Labalawa, Pimpin Cabang IMM Kota Ambon Periode 2021-2022

Ambon, Bratapos.com– Sekertaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Maluku, Tamsir Buton, melantik dengan resmi Immawan Ardi Septian Labalawa, sebagai ketua dan Immawan Syarif Papalia, sebagai sekretaris Pimpinan cabang IMM Kota Ambon periode 2021-2022.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah, berdasarkan Surat Keputusan (SK) DPD nomor : 02/1-A/XXIV tentang, pengesahan kepengurusan pimpinan cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Ambon periode 2021-2022 yang bertempat di aula balai Kota Ambon, Sabtu (19/6).

Ketua cabang IMM Kota Ambon, Ardi Septian Labalawa dalam sambutannya mengatakan, tema yang diangkat dalam pelantikan ini bagian dari suatu renungan dari Kader IMM karena kader IMM melihat bahwa saat ini Kota Ambon memerlukan pemuda-pemudi yang nantinya bersama-sama membangun Kota ini.

Ardy menegaskan bahwa, “kita jangan kalah bersaing dengan daerah- daerah lain yang ada di Indonesia. Karna kalau kita mau cerdas seperti mereka kita harus budayakan membaca dan berdiskusi bersama, untuk itu sangat penting, biasanya kita dikenal dengan mengkritik tanpa memberi solusi kepada Pemerintah sehingga membuat baik DPRD dan pemerintah daerah maupun Kota Ambon pun bosan,” tegasnya.

Dia menambahkan, ini merupakan roda pergerakan kepada kami. Sunggu merupakan sebua organisasi resmi di Muhammadiyah ini dan merupakan roda pergerakan kegiatan-kegiatan yang menjadi salah satu tanggung jawab besar.

Kami dipercayakan untuk memikul amanah ini, tentunya bukan kami yang terbaik. Tetapi di sini kami hanya diberikan kesempatan untuk kali ini. Kami mohon dukungan dari semua pihak dan pimpinan serta dewan pengurus muhamadiyah, agar kami tetap pada garis yang semistinya ketika nanti menjalankan amanah ini.

Dikesempantan yang sama, Walikota Ambon dalam sambutan yang di bacakan oleh Asisten II, Roby Siloy, mengatakan, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) seharusnya menjadi pelopor pembaharuan baik di kampus maupun di luar kampus, dan harus mengambil peran yang ideal yaitu berada di tengah-tengah masyarakat sekaligus pemerintah.

“Ikatan Mahasiswa Muhammadia juga harus berani mengkritisi kebijakan pemerintah, yang tidak berpihak kepada rakyat tetapi pada saat yang bersamaan juga harus terbuka dan berada di garda terdepan untuk mendukung kebijakan pemerintah yang benar- benar dan pro kepada rakyat,” tuturnya.

Pimpinan cabang IMM Kota Ambon, perlu berkolaborasi baik dalam tatanan, kebijakan ,maupun aksi nyata. untuk membangun Kota Ambon kedepannya dengan ide-ide, ilmu, inovasi dinamis dan kreatif ada pada mahasiswa.

Lanjut Siloy, untuk membangun Kota Ambon, kami butuh kolaborasi dan dukungan baik itu dari IMM dan semua komponen masyarkat Kota Ambon.

Siloy menambahkan, para pemuda di daerah ini diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah, terutama dalam hal mendukung suksesnya program pembangunan. yang berkelanjutan, tetapi kemudian ada yang keliru maka IMM kota Ambon siap untuk mengkritisi, pungkasnya.

Turut hadir dalam acara itu, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, SH, yang diwakili oleh asisten II Robby Silooy, Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Maluku Turaya Samal, Ketua KNPI Kota Ambon Michael Adam, DPD IMM Maluku, DPD LIRA Maluku, OKP Cipayung Kota Ambon serta Komisyariat sejajaran Kota Ambon.

Reporter: Sarbin K

REKOMENDASI UNTUK ANDA