oleh

Jembatan Gantung NKRI 3 Karya Bakti TNI Diresmikan Danrem 151/Binaiya

Seram Bagian Timur, Bratapos.com– Komandan Korem 151/Binaiya, Brigjen TNI Arnold A.P. Ritiauw setelah meresmikan Jembatan Gantung, NKRI 1 Dan NKRI 2 di Kecamatan Leksula, Kabupaten Buru Selatan. Pada Sabtu 18 Oktober 2020 tahun kemarin, di tahun yang berbeda Danrem juga meresmikan Jembatan Gantung, NKRI 3 pada Jum’at lalu (11/06/2021) yang dibangun oleh anggota Kodam XVI /Pattimura dalam hal ini Korem 151/Binaiya dan jajarannya, bekarjasama dengan menggandeng Vertical Rescue Indonesia (VRI).

Jembatan sepanjang 120 meter yang membetang di Sungai Tala, Kecamatan Kilmuri, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). adalah sala satu jembatan yang menghubung 3 Desa yaitu Desa Selor,Desa Missing, Ke Desa Kilmuri sebagai,kota kecamatan.

Ini merupakan bukti nyata kepedulian TNI AD terhadap kesulitan masyarakat dimana TNI AD bertugas, dalam hal ini Kodam XVI /Pattimura dan Korem 151/ Binaiya, salah satunya mewujudkan harapan warga Kecamatan Kilmuri Setelah sekian lama menanti sebuah jembatan penghubung Desa.

Jembatan yang diimpikan itu akhirnya dinikmati setelah dibangun kurang lebih 1 bulan oleh anggota Kodam XVI /Pattimura dan Korem 151/ Binaiya bersama Vertical Rescue Indonesia (VRI). Tanpa adanya sebuah jembatan, masyarakat sangat kesulitan saat menyeberangi sungai, apalagi ketika musim hujan banyak anak-anak dan Ibu-ibu terpaksa harus menantang maut, hanya untuk bisa menyeberangi sungai.

“Sungai yang diatasnya telah dibangun jembatan ini setiap hari dilintasi masyarakat, termasuk oleh anak-anak yang pergi dan pulang sekolah ke Desa kilmury. Kondisi kemudian menjadi sangat berbahaya, apabila arus sungai meluap dan deras saat musim hujan. Namun masyarakat tidak punya pilihan lain, selain harus menyeberangi sungai,” tutur Danrem.

Dalam sambutan jendral dengan bintang satu di pundaknya berharap,dibangunnya jembatan gantung ini, akan bisa membantu masyarakat setempat. Jembatan Gantung yang diberi nama NKRI 3, ini dapat mempersingkat dan mempermudah transportasi antar ketiga Desa, dan diharapkan juga akan meningkatkan perekonomian ketiga Desa tersebut, selain berfungsi sebagai penghubung antar desa, jembatan tersebut dapat berfungsi sebagai sarana wisata rekreasi dan edukasi untuk masyarakat setempat, maupun warga pendatang, sambungnya.

Lanjut Putra Asli Maluku, bila masyarakat sejahtera otomatis stabilitas keamanan di Provinsi Maluku juga akan terjaga.

Danrem juga berharap, warga Desa Selor, Desa Mising, dan Desa Kilmuri, Kecamatan Kilmuri merawat dan menjaga jembatan yang sudah di bangun agar penggunaannya bisa dalam jangka waktu yang lama.

Komandan Korem 151 / Binaiya juga mengucapkan terimakasih kepada pangdam XVI / Pattimura, Kasdam XVI / Pattimura yang telah memberikan arahan selama proses pembangunan jembatan ini dan kepada lembaga relawan vertical rescue indonesia serta seluruh pihak yang turut membantu dalam pelaksanaan pekerjaan jembatan NKRI 3 tersebut,” ungkap Danrem.

Reporter: Sarbin K.

REKOMENDASI UNTUK ANDA