oleh

Peluncuran Program Pos Pakde dan ADM Desa Oleh Disdukcapil

GROBOGAN – Bratapos.com, Dalam rangka mempermudah pelayanan pada masyarakat untuk mendapatkan dokumen kependudukan, Pemkab Grobogan, Jateng, telah meluncurkan Pelayanan Administrasi Kependudukan di Desa (Pos Pakde) dan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) Desa.

Kegiatan dilakukan secara semi virtual di ruang Riptaloka Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Grobogan. Turut hadir Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujiyanto, Kepala Disdukcapil Grobogan, Kepala OPD, serta Kepala Desa se-Kabupaten Grobogan.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Grobogan Achmad Basuki Mulyono menjelaskan bahwa pos Pakde merupakan unit pelayanan administrasi kependudukan yang berada di desa maupun kelurahan. Adanya program tersebut nantinya akan mendekatkan pelayanan Adminduk pada masyarakat.

“Masyarakat yang ingin mengurus dokumen kependudukan, kini juga dapat mendaftar secara online. Bagi masyarakat atau pemohon yang tidak bisa mendaftar secara online, cukup datang ke kantor desa dengan membawa persyaratan yang dibutuhkan dan tidak perlu lagi mengurus ke kantor Dispendukcapil atau Kecamatan,” jelas Achmad Basuki Mulyono.

Persyaratan atau dokumen dari masyarakat, oleh operator desa dan kelurahan akan men-scan persyaratan dan melakukan input data melalui aplikasi. Setelah diproses oleh operator Dispendukcapil, maka operator desa dapat mengunduh dokumen untuk dicetak dan diserahkan kepada pemohon.

Adapun yang dimaksud Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) Desa merupakan mesin cetak dokumen kependudukan yang dioperasionalkan secara mandiri oleh masyarakat di desa atau kelurahan. ADM Desa itu dapat mencetak dokumen yang berbentuk kertas, seperti KK, Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Pernikahan dan Perceraian bagi nonmuslim, dan Surat Pindah Keluar Daerah.

Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujiyanto menyampaikan, peluncuran Pos Pakde dan ADM Desa itu merupakan salah satu program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Grobogan. Dengan inovasi tersebut, masyarakat menjadi lebih mudah, lebih dekat, efektif dan efisien dalam mendapatkan dokumen kependudukan.

“Kita mengajak para kepala desa maupun lurah se-Kabupaten Grobogan yang belum membuka layanan Pos Pakde, agar segera membukanya. Ini harus, karena pemerintah desa atau kelurahan harus melaksanakan pelayanan publik dengan sebaik-baiknya,” jelas Wabup Bambang Pujiyanto, mantan Dirut RSUD Purwodadi.

Bambang juga menyampaikan, di masa pandemi Covid-19 seluruh pelayanan publik harus mengutamakan pencegahan penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, inovasi tersebut sangat sesuai dengan kondisi saat ini. Adanya Pos Pakde dan ADM Desa juga akan mengurangi antrian masyarakat di kecamatan maupun di kantor Dispendukcapil.

Reporter : Lisin

Editor : Maya

REKOMENDASI UNTUK ANDA