oleh

Polres Tulungagung Melaksanakan Press Release Pembunuhan di Lokasi JLS

Tulungagung, Bratapos.com – Kasus pembunuhan di JLS Tulungagung yang sempat menggegerkan warga beberapa waktu lalu akhirnya berhasil diungkap Jajaran Polres Tulungagung.

Press Release Polres Tulungagung yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto SH.,S.I.K.,MH, didamping Kasat Reskrim Christian Kosasih S.I.K.

Dari hasil olah TKP, pemeriksaan saksi- saksi pihak kepolisian melakukan pengembangan terkait kasus pembunuhan tersebut didapatkan nama tersangka.

Pelaku berinisial SW (31) warga Dusun Kulonkali, RT 055 RW 015, Desa Sumbermanjing kulon Kecamatan Pagak Kabupaten Malang.

Pelaku berhasil ditangkap Tim Macan Agung SatReskrim Tulungagung saat datang di Rumah Sakit bersama pihak keluarga korban untuk menjemput jenasah.

Handono menjelaskan, ” Pelaku dan Korban Ke Tulungagung dengan tujuan untuk bermain judi. Pelaku dan korban tiba di Tulungagung pukul 21.00 hingga pukul 22.30 mereka bermain judi dan pelaku menang Rp.1 juta. Sedangkan korban mengalami kekalahan sehingga kehabisan uang dan menjual sepeda motor miliknya kepada pelaku sebesar Rp.1,1 juta. ” ucapnya.

Selanjutnya pelaku dan korban menuju ke arah Prigi Kabupaten Trenggalek dan kembali lagi ke Tulungagung. Namun dalam perjalanan korban sempat melontarkan kata- kata tak pantas yang membuat pelaku marah.

Pelaku meminta untuk berhenti sejenak dengan alasan buang air kecil,dan pada saat itulah pelaku melakukan aksi pembunuhan tersebut.

Kemudian pelaku menyeret tubuh korban sekitar 9 meter dari jalan dan mengambil uang korban Rp 1,1 juta beserta hp milik korban.Pelaku selanjutnya membawa sepeda motor korban pulang ke Malang.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yaitu 1 buah jaket coklat bermotif doreng,1 buah kaos lengan panjang berwarna hijau,1 buah celana panjang berwarna biru,1 pasang sandal warna hitam,1 buah tas pinggang warna hitam,1 buah batu.
Satu sepeda motor honda warna hitam AG 6542 PT beserta kunci, 1 buah hp Vivo y91i warna hitam kombinasi biru,1 buah kaos warna abu abu, 1 buah jaket warna hitam.

“Pelaku dijerat dengan Pasal 339 Sub Pasal 338 KUHP Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara ” jelas Handono.

Pewarta : Biro Tulunggangung
Editor/Publish : Adi.S

REKOMENDASI UNTUK ANDA