oleh

Joko Basuki Sebut Dunia Pendidikan Harus Penuh Inovasi

Bratapos, Sumut – Anggota DPRD kota Binjai Joko Basuki berpendapat bahwa pendidikan di Indonesia adalah sebagai wadah pembentukan SDM yang berkualitas dan mumpuni. Maka menurutnya, setiap insan harus memberikan kontribusi untuk sistem pendidikan di Indonesia.

Wakil rakyat dari Komisi B itu pun menyebut perlunya input ide dan gagasan cemerlang kepada Pemerintah agar pendidikan lebih baik dan maksimal.

” pasca peringatan Hardiknas pada 2 Mei 2021 kemarin saya lihat banyak yang memberikan ucapan, namun diharapkan moment ini jangan hanya sekedar ceremonial saja, mari kita bangkitkan gejolak naluri pendidikan yang kita punya, kita harus mampu bersaing di era modern ini,” ungkap Joko, Senin (3/5).

Lebih jauh politisi Gerindra itu menyampaikan. Dikatakannya,” Pemerintah kita harus lebih banyak belajar dari negara-negara maju terkait sistem pendidikan, misalnya Jepang, Amerika dan beberapa negara lain. Bagaimana sistem pendidikan mereka bisa lebih baik.

“hal itu pasti bisa kita lakukan, sebab Indonesia negara besar. Sumber daya alam, ribuan pulau dan beragam suku yang kita punya tidak kalah dengan negara lain. Namun sistem pendidikan kita belum maksimal,” sebut Jobas, panggilan akrabnya.

Intinya, sambung dia,” saya harap melalui sistem pendidikan yang baik, kedepannya tercipta calon-calon pemimpin yang berkualitas, jujur, amanah dan peduli kepada rakyat yang dipimpinnya. 

Terkait situasi pandemi covid-19 yang mengharuskan sekolah menerapkan belajar daring, Joko menganggap hal itu kurang efektif, karena komunikasi siswa berlangsung via online, banyak faktor yang menghambat kelancarannya.

” saya sudah kroscek kelapangan, termasuk di keluaraga saya sendiri. Faktor sinyal terkadang menghambat proses belajar online. Dan jika ada ujian, hasil yang diterima guru tidak murni dari siswa, sebab tak jarang orang tua atau keluarga siswa ikut membantu memberikan jawaban soal ujian,” katanya.

Kendati pun begitu, timpal Jobas,” hal ini terjadi karena situasi saat ini. Dimana Pandemi covid memaksa proses belajar dilakukan secara Daring. Untuk itu, mari kita do’akan bersama agar pandemi lekas berlalu supaya anak-anak bisa kembali belajar tatap muka,” ucapnya, sembari mengajak untuk tetap mendukung Pemerintah menjalankan program demi pelayanan pendidikan yang terbaik.

” maju atau tidaknya sebuah negara ada ditangan anak bangsa. Mereka lah jantungnya,” tambah Jobas.(Rid)

Publish : M Handyka Pramudya

REKOMENDASI UNTUK ANDA