oleh

Parah! Ternyata Begini PT AHM Rumahkan Cleaning Service RSUD Malingping

PANDEGLANG,Bratapos.com-Direktur PT Azaretha Hana Megatrading (AHM), Dodong mengklaim keselahan tidak menunaikan kewajiban terhadap Karyawan merupakan pihak User (RSUD). Pasalnya, pihak User tidak ada kejelasan pembayaran padahal berdasarkan kontrak User akan membayar perusahaan tiap bulan. Akibat tidak jelas, akhirnya Karyawan Cleaning Service RSUD Malingping dirumahkan.

Namun ketika pihak User (RSUD) angkat bicara yang disampaikan, Sekretaris RSUD Malingping, Andi  Suhardi, pihaknya dalam hal ini mengatakan bukan tidak ingin membayar. Akan tetapi keputusan itu diambil lantaran pihak perusahan penyedia jasa kerja yakni PT AHM, tidak membayar pajak tenaga kerja. Sehingga BPKAD Provinsi Banten tidak dapat memproses pembayarannya.

“Kami bukan tidak mau bayar, tapi pihak penyedia tidak mau bayar pajak tenaga kerja, sehingga BPKAD tidak mau memproses,” katanya dikutip dari Bantenekpose.com Jum’at (30/4/2021).

Lebih lanjut Andi membeberkan, saat ini pihaknya tengah menunggu jawaban dari Kantor Direktorat Jendral Pajak (DJP) Kabupaten Pandeglang. Koordinasi ini dilakukan pihak RSUD Malingping, agar tidak terjadi kesalahpahaman dari pihak PT AHM.

“Sekarang kami sedang menunggu jawaban tertulis dari kantor pajak Pandeglang, terkait beda persepsi/pemahaman oleh pihak penyedia,” paparnya.

Mendengar itu, Musa Weliansyah, DPRD Labak mengatakan, perusahaan Outsourcing di lingkungan RSUD Malingping, seharunya perusahaan tersebut tidak ada alasan untuk tidak membayarkan gaji karyawannya. Dengan menyalahkan pihak user, bagaimana pihak user membayar sementara perusahaan PT AHM tidak bayar pajak tenaga kerja.

“Jadi PT itu harus punya modal, kalau hanya modal dengkul dan hanya mengambil keuntungan dari gaji orang. Wah ini gak baik. Gak sehat ini perusahaan, apalagi merumahkan Karyawan karena tidak bayar pajak,” tegas Musa.

Jadi tidak ada alasan lagi, Dinas Kesehatan Provinsi Banten, atau RSUD Malingping untuk memutuskan kontrak sepihak dengan PT AHM selaku perusahaan jasa tenaga kerja atau outsourcing. Sebab, bila tidak segara diputuskan khawatir terhadap nasib karyawan cleaning service.

“Menggaji karyawan harus menunggu bayaran setiap bulan dari pihak Rumah Sakit kepada pihak perusahaan. Fungsi outsourcing seperti Broker, kalau telat dibayar saja langsung merumahkan karyawan,”sindir Musa

Penulis : Hd

Publish : Sol

REKOMENDASI UNTUK ANDA