oleh

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kab. Sidoarjo Exploitasi Keuangan Desa

Sidoarjo,bratapos.com-Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sidoarjo, atau Disingkat DPMD.Melalui Surat yang di tujukan pada para Camat se kabupaten Sidoarjo melalui Surat Nomor.005/2069/438,5,6/2021 berisi permintaan bantuan dari Kepala Dinas kepada para Camat agar memerintahkan pada para Kepala Desa untuk mengikuti kegiatan Workshop pengelolaan Keuangan Desa pada hari Rabu sampai dengan Jum’at tanggal 24 sampai dengan 26 maret 2021

Menurut Ketua LSM Komnas Suryanto ada beberapa Kejanggalan dari di selengarakannya acar ini antara lain adalah (1) dalam acara ini tiap peserta di wajibkan membayar melalui tranfer ke rekening bank Jatim atas nama PT. pengelola The Singosari Resort dengan nilai Rp. 700.000 per peserta (2) acara tersebut di selenggarakan di kota Batu Malang padahal bisa saja di selenggarakan di sidoarjo sendiri (jelas lebih murah ) (3) acara tersebut menggunakan Dana APBD Kabupaten Sidoarjo

Namun peserta masih wajib bayar dari dana Desa (4)tidak ada seorangpun peserta acara yang tau berapakah besaran alokasi anggaran dari DPMD (5) banyak Kepala Desa yang tidak menghadiri acara tersebut tapi tetap transfer (6) di duga kuat atau Patut di duga penyelenggara acara tersebut menerima fee dan atau cash BACK (7) dalam bulan maret telah dua kali DPMD mengadakan acara serupa di hotel yang sama pada acara yang pertama peserta membayar Rp 400.000.

Berdasarkan kejanggalan tersebut bratapos.com telah melakukan konfirmasi pada Sekda kab Sidoarjo Drs.Achmad Zaini.MM, Kamis 25/ 03 melalui pesan Whatsaap

Perihal kejanggalan tersebut di atas, namun Sekda menjelaskan dia hadir dalam acara tersebut selaku undangan dan bukan selaku PA (Pengguna Anggaran)Asisten Dua Mohammad Ainur Rahman Ap.MSi yang di konfirmasi bratapos.com, pada hari kamis 25/03 melalui Pesan whatssap selaku pengundang menyarankan agar bratapos.com mengkonfirmasi Kepala Dinas DPMD Fredrick.

Sementara Kepala DPMD Fredick yang di konfirmasi melalui pesan Whatssaap kamis 25/03 menanyakan terkait kejanggalan tersebut di atas tidak merespon konfirmasi bratapos.com.

Terpisah Sekjend LSM WAR Zainal Abidin yang di mintai Komentarnya terkait kejanggalan tersebut kepada bratapos.com Mengatakan ,” Acara Work Shop ini sama sekali tidak memenuhi prinsip – prinsip pengadaan barang dan jasa, sebagaimana telah di atur dalam Perpres karena tidak transparansi, akuntabel, ekonomis serta efisien, dan ini jelas – jelas hanya merupakan tindakan pemborosan uang negara dan hanya mengexploitasi keuangan desa pasalnya desa tanpa workshop inipun telah menganut Siskuides.jadi hanya ajang cari untung saja ,” pungkasnya …. (C@n)

REKOMENDASI UNTUK ANDA