oleh

Bupati Dampingi Kapolda Jatim Tinjau Dan Memberikan Bantuan Korban Gempa Di Dampit

MALANG, Bratapos.com– Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M mendampingi kunjungan Kapolda Jawa Timur, Irjen. Nico Afinta bersama rombongan ke lokasi bencana gempa di Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Senin (12/4/2021) sore.

Tampak turut mendampingi diantaranya Kapolres Malang, AKBP. Hendri Umar, SIK. MH dan Dandim 0818 Kabupaten Malang- Kota Batu, Letkol Inf. Yusub Dody Sandra serta jajaran Muspika Kecamatan Dampit.

Dalam jumpa pers, Kapolda mengatakan, beberapa pendukung diantaranya dari Indomart, Ekamas dan Bank Mandiri turut mendukung memberikan bantuan kepada para korban. Pihaknya bersama TNI dan Pemerintah Kabupaten Malang juga melaksanakan bantuan sosial kepada masyarakat yang terkena dampak gempa bumi. Kegiatan ini dalam rangka mendukung supaya masyarakat cepat pulih kembali.

“Ada beberapa kegiatan diantaranya perbaikan rumah yang rusak serta fasilitas sosial dan umum. Untuk perbaikan rumah yang rusak, tiap yang rusak berat mendapat bantuan 50 juta, sedang 25 juta dan ringan 10 juta,” ujar Nico.

‘’Untuk yang sedang dan ringan dilaksanakan swa kelola. Untuk rumah rusak berat dilakukan TNI Polri dan stake holder yang lain. Juga dilakukan kegiatan kemanusian yaitu dengan tim trauma hiling yang dimiliki Kodam dan Polda Jatim untuk memberikan terapi psikologi supaya masyarakat bisa segera pulih kembali kesehatan mentalnya. Saya yakin dengan kebersamaan antara TNI Polri pemerintah daerah dan didukung oleh komponen masyarakat, bencana yang menimpa di Malang dan Lumajang serta daerah lainnya dapat segera pulih kembali,” jelasnya.

Selain itu, Kapolda juga mengucapkan terima kasih kepada siapa saja yang ikut turun membantu meringankan dan mempercepat proses pemulihan pasca bencana. Bersama TNI Polri akan melakukan penjagaan secara swadaya, ada siskamling dan pengecekan beberapa tempat yang membutuhkan pengamanan. Dirinya melihat gotong royong disini tinggi sekali, sampai sekarang tidak ada laporan terkait kehilangan barang.

Kapolda pun mengapresiasi seluruh tim yang sudah bekerja secara bahu membahu sehingga semuanya bisa bekerja dengan baik. Dalam kesempatan ini, Kapolda juga mengikuti acara Lauching Program Presisi di Mabes Polri di Jakarta secara virtual dari Majang Tengah.

Dia menilai, program ini ditujukan supaya Polri semakin dekat dengan masyarakat dengan adanya TV dan Radio Presisi. Maka, akan memberikan informasi yang sudah dikerjakan jajaran Polri tentunya bersinergi dengan Pemda maupun TNI dan stakeholder lainnya. Dalam hal ini, khususnya saat ini penanganan pasca bencana gempa.

‘’Melalui program presisi ini, Polri akan dan ingin memberikan informasi kepada masyarakat terkait apa saja perhatian pemerintah pusat, provinsi dan daerah. TNI Polri siap mendukung program tersebut sehingga penanggulangan bencana bisa berjalan baik. Komunikasi dan koordinasi berjalan dengan baik, masyarakat juga gotong royong dengan baik,” jelasnya kepada media.

Terpisah, Bupati Malang kepada awak media menjelaskan, agar bantuan kepada korban bencana gempa bumi bisa diterima secara merata kepada para korban, maka Pemkab Malang melalui BPBD yang akan mengatur. Diakuinya, bantuan memang masih banyak didroping di Majang Tengah. Tetapi Bupati pastikan BPBD sudah menjangkau kepada semuanya.

Tak ketinggalan, ia memohon bantuan teman media jika di lapangan menemukan ada desa mana yang belum tersalurkan bantuan maka dipersilahkan turut menyampaikan informasi itu ke BPBD dan Camat setempat.

‘’Saya sedang berkoodinasi dengan Kapolres dan Dandim dan pendataan terlebih dahulu. Setelah pendataan selesai, akan segera kita bangun. Mungkin dalam minggu ini sudah mulai dibangun kembali dengan mendahulukan yang rusak berat. Dalam pengertian, stimulannya 50 jt, sedang 25 juta, dan ringan 10 juta. Semua akan kita gerakkan. Untuk kerusakaan berat, pendanaanya dari BNBP namun pengerjaannya dari TNI Polri sehingga murni digunakan untuk bahan bangunan,” terang Bupati.

Pewarta  :  Joko.W/Hms
Publish  :  Zen

REKOMENDASI UNTUK ANDA