oleh

RKPD Demak 2022 Musrenbang Pulihkan Ekonomi Masyarakat Harus Berjalan Selaras

Demak Bratapos.com
Wakil Bupati Demak, Drs. Djoko Sutanto membuka acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Demak Tahun 2022, Rabu (31/03/2021) di Pendopo Satya Bhakti Praja. Turut hadir sebagai peserta Forkopimda Kab. Demak, Sekda Demak beserta Asisten, DPRD Kabupaten Demak, Perangkat Daerah, Camat dan Kepala Desa/Lurah dan Perwakilan LSM
.
Djoko dalam sambutan pembukaan menekankan pada tema pembangunan Kabupaten Demak Tahun 2022 yakni Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat yang Menitikberatkan pada Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Pemulihan Daya Saing Ekonomi. Lanjut Djoko, perlu adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia berbasis smart city untuk menunjang pembangunan daerah. Selain itu, pembangunan Bendungan Jragung masih dalam tahap proses pengerjaan sebagai upaya pencegahan banjir demi tercipta masyarakat yang sejahtera bebas dari bencana
.
Pokok Pikiran DPRD atas Rencana Pembangunan Kabupaten Demak Tahun 2022 disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Demak, H. Sri Fahrudin Bisri Slamet. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi masyarakat harus berjalan selaras sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Lanjutnya, DPRD Demak telah melakukan identifikasi atas permasalahan pembangunan yang masih dihadapi pada tahun 2022 salah satunya tingginya angka kemiskinan dan pengelolaan lingkungan yang belum mampu mengorganisir banjir dan rob tahunan. “Koordinasi terkait penanganan banjir harus berlanjut pada tahap eksekusi, sehingga meminimalisir kekhawatiran masyarakat terhadap bencana banjir”. jelasnya. Adapun Isu strategis yang berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan pembangunan salah satunya percepatan pemulihan dampak ekonomi pasca covid-19
.
Sekda Demak, dr. Singgih Setyono, M.Kes dalam paparannya terkait paparan Isu Strategis dan Prioritas Pembangunan Kabupaten Demak Tahun 2022 menegaskan bahwa penyusunan rencana pembangunan harus mampu menjawab permasalahan isu terkini. “Penyusunan rencana pembangunan jangan cuma copy paste pada penyusunan tahun-tahun sebelumnya, harus mampu mencari solusi dari isu-isu strategis yang ada” pungkasnya.
.
Perencana Ahli Utama Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Muji Purnomo, SE, M.Si. menitikberatkan pada sinergi pembangunan antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Selain itu, sinergi dalam penanganan covid-19 maupun pemulihan dampaknya perlu mendapat perhatian yang lebih mengingat pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan dan angka kemiskinan mengalami kenaikan akibat pandemi covid-19 dalam skala Jawa Tengah dan Nasional,ucapnya

Reporter ;Safik
Publisher :Arie

REKOMENDASI UNTUK ANDA