oleh

Sejumlah Kader Gelora Ajukan Mosi Tak Percaya Pada Umar Ubaid

Lombok Timur, Bratapos. com– Pimpinan Anak Cabang dan pengurus lama mengajukan mosi tidak percaya pada Ketua Umum DPC Partai Gelora Kabupaten Lombok Timur. Mereka menuding ada penyimpangan di Partai Gelora.

“Kami Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan pengurus lama Partai Gelora, dengan kesadaran penuh menyatakan mosi tidak percaya kepada kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Gelora Kabupaten Lombok Timur Umar Ubait,” ujar Pengurus Partai Gelora Rosidi di Selong kabupaten Lombok Timur, Jumat (19/2/2021).

Rosidi selaku Ketua Pengurus Partai Gelora yang di sepakati bersama mengatakan mosi tidak percaya ini akan melayangkan, untuk menjaga eksistensi dan keutuhan Partai Gelora. Rosidi menilai Partai Gelora saat ini dalam keadaan mengkhawatirkan karena Umar Ubait tidak transparan dan terbuka terhadap seluruh Pengurus Partai Gelora. Dalam penyusunan dan menemapatkan pengurus tidak sesuai dengan AD/ART Partai Gelora.
“Mosi tidak percaya ini Tujuan utama adalah untuk menjaga eksistensi, kelangsungan dan keutuhan Partai Gelora dalam rangka menjalankan,  pengabdian dan karya-karya pembangunan bagi kemajuan bangsa dan negara Indonesia,” tegas Rosidi.

Rosidi juga menyebutkan, setelah dikeluarkannya mosi tidak percaya ini, pihaknya akan segera melakukan forum musyawarah atau rapat pleno organisasi. Nantinya, rapat pleno ini akan berlangsung hingga tingkat musyawarah luar biasa (musdalub).
“Kami berikhtiar untuk sesegera mungkin dan dalam waktu secepat-cepatnya, dengan berpijak pada ketentuan-ketentuan AD/ART Partai Gelora  dan  untuk secepatnya untuk menyelamatkan Partai Gelora yang saat ini dalam situasi tidak mengikuti AD/ART,” imbuhnya.

Berikut ini isi pernyataan mosi tidak percaya kepada Umar Ubait yang diajukan pengurus harian dan Pengurus Pleno DPP Gelora:

  1. Tidak terbuka dan transparan atas Kantor DPC Partai Gelora terhadap seluruh pengurus Partai Gelora Kabupaten Lombok Timurn Provinsi Nusa Tenggara Barat,
  2. Tidak adanya koordinasi ataupun Musyawarah untuk menempatkan pengurus diu bawahnya sesuai AD/ART Partai Gelora’
  3. Tidak memberikan  rasa aman, nyaman, tenang, tidak amanah, tidak transparan terhadap seluruh pengurus Partai Gelora di Kabupaten Lombok Timur, 
  4. Pelanggaran secara telanjang terhadap ketentuan-ketentuan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga Partai Gelora (Ad/ART), padahal AD/ART sebagai jantungnya organisasi.

Reporter: Sopy

Publisher: Lukman Hakim

REKOMENDASI UNTUK ANDA