oleh

Jelang Belajar Bertatap Muka, Sertu Haryo: Setidaknya Sekolahan Harus Penuhi Poin -Poinnya

BANYUWANGI, Bratapos.com- Tepatnya Kamis 21 Januari 2021 telah dilaksanakan kegiatan validasi serta verifikasi tentang
persiapan pelaksanaan atas pembelajaran bertatap muka secara prokes, dan acara tersebut dipimpin oleh Tanto Sulitriyono, di SDN 01 Bangunsari, Dusun Rejosari, Desa Bangunsari Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi, Jawa timur. Sabtu, (23/1/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tanto Sulitriyono, selaku Sekcam Songgon, Sertu Haryo, Babinsa Bangunsari, Irpandi serta Sarkodik, dari UPTD Songgon dan Syamsul Hadi, Pol PP, Kepala Sekolah Kamdianto, S.Pd, dewan anggota guru, dan juga Nadi dan Hendy kurniawan Staf Desa.

Sementara daftar ceklis alat protokol kesehatan seperti halnya banner protokol kesehatan, bersama lawan Virus Covid-19, Jaga jarak atau distancing, kawasan wajib pakai masker.

Alat protokol kesehatan seperti Kran air cuci tangan 3 buah, timba air cuci tangan (3) buah, tangki semprot (1) Desinfectan (2) Hand sanitizer (9), termogun (2), sabun cuci tangan (5) botol dan kertas tisu (8) kotak.

Pelaksanaan sekolah bertatap muka di berbagai daerah mulai Bulan Januari 2021 mendatang, harus menerapkan prokes dengan baik. Mendikbud menjelaskan apa saja yang wajib dipenuhi oleh sekolah dan pemerintah daerah/Kepala daerah jika ingin menerapkan pembelajaran bertatap muka langsung.

Sedangkan Sertu Haryo, dalam kegiatan tersebut menyampaikan, untuk sekolah-sekolah yang akan melaksanakan pembelajaran bertatap muka, setidaknya harus memenuhi poin-poin seperti Sanitasi, termasuk toilet bersih dan layak, Fasilitas kesehatan. Kesiapan menerapkan wajib pakai masker, sarana cuci tangan atau hand sanitizer dan juga disinfektan. Menyediakan thermogun (alat pengukur suhu tubuh), pemetaan satuan pendidikan untuk mengetahui siapa yang punya komorbid (penyakit penyerta).
Persetujuan komite sekolah dan orang tua/wali murid siswa,”Pungkasnya.

Reporter: Waluyo (Tim)

Editor/Publisher: Shelor

REKOMENDASI UNTUK ANDA