oleh

Razia Protkes Di Pasar Pon, Petugas Gabungan Beri Sanksi Sosial 47 Pelanggar Protkes

BLORA, Bratapos.com – Minggu (17/01/2021) petugas gabungan yang terdiri dari anggota Polres Blora Polda Jawa Tengah, Kodim 0721/Blora, Subdenpom serta Satpol PP Blora menggelar Operasi Protokol Kesehatan di Pasar Pon (Pasar Hewan) di kecamatan Blora.

Kegiatan tersebut adalah untuk menekan pelanggaran protokol kesehatan sehingga bisa meminimalisir penularan Covid-19 di wilayah kabupaten Blora. Razia gabungan tersebut diawali dengan apel bersama di halaman depan kantor Sat Pol PP Blora.

Dalam Razia Protokol Kesehatan tersebut, petugas gabungan memantau aktifitas warga di Pasar Pon (Pasar Hewan) dan jika ada yang melanggar protokol kesehatan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang ada. Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kabag Ops Kompol Supriyo,S.Sos,M.Si mengungkapkan bahwa dari kegiatan hari ini di pasar Pon setidaknya ditemukan 47 pelanggar protokol kesehatan, dan pelanggaran didominasi oleh pelanggaran tidak memakai masker.

“Kita berikan tindakan kepada 47 pelanggar, yaitu dengan hukuman kerja bakti membersihkan lingkungan dengan mengenakan rompi orange bertuliskan pelanggar protokol kesehatan,” kata Kabag Ops Kompol Supriyo.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga menyampaikan edukasi dan imbauan terkait protokol kesehatan dengan menggunakan Mega Phone berkeliling pasar hewan, “Jadi selain penindakan kita juga sampaikan edukasi kepada masyarakat, bahwa dimusim pandemi penerapan protokol kesehatan adalah penting. Paling tidak, 4M harus selalu dilakukan, yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker serta menghindari kerumunan,” beber Kabag Ops.

Miran, salah satu pengunjung pasar Pon asal kecamatan Jepon menanggapi positif kegiatan razia di pasar hewan tersebut. Dirinya mengatakan memang warga masih rendah kesadarannya dalam taat protokol kesehatan, terutama saat bertransaksi ataupun saat mengunjungi pasar hewan. “Pasar hewan ini ramai dikunjungi setiap pekannya, dan saya lihat masih ada warga atupun pengunjung pasar yang tidak memakai masker, untuk itulah kehadiran petugas dibutuhkan untuk memberikan peringatan,” kata Miran.

Reporter: Eko
Editor: Arta
Publisher: Ariefin

REKOMENDASI UNTUK ANDA