oleh

Program Pokmas Diduga Dikerjakan Asal Asalan Terindikasi Adanya Penyimpangan

Last updated: Jumat, 4 Desember 2020, 09:08 WIB

SAMPANG, Bratapos.com Program Pokmas (Kelompok Masyarakat) begitu minimnya pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Provinsi Jawa Timur. Ia pun sesuka hati dalam melaksanakan program dana Hibah infrastruktur yang diterima di desa masing- masing dengan besar anggaran milyaran rupiah untuk tahun anggaran 2020.

Bantuan dana milyaran rupiah tersebut, yang dikucurkan untuk semua Pokmas (Kelompok masyarakat) yang ada di Kabupaten Sampang hanya sebagai program saja. Sebab semua proyek tanpa adanya pendampingan dalam program tersebut membuat para penerima bertindak sesuka hati dan rentan dengan penyimpangan.

Pekerjaan Saluran Irigasi di Desa Torjun kecamatancTorjun Dusun Keddeng diduga dikerjakan asal-asalan. Terlihat di lokasi pekerjaan tersebut bahan material yang di gunakan diduga tidak sesuai dengan RAB. Perlu juga diketahui pekerjaan tersebut tidak ada papan informasi/prasasti yang sebagai kontrol untuk bisa diketahui asal muasal dana yang dikucurkan untuk pembangunan tersebut.

Saat mounitoring di lokasi Desa Torjun kabupaten Sampang sesampainya disana tampak saluran irigasi diduga tidak sesuai dengan speck/RAB. Dugaan tersebut cukup kuat karena terlihat pemasangan batu lama yang digunakan kembali. Diduga pasangan batu tersebut tidak ada galian yang notabenanya kurang kuat masih banyak juga dalam pekerjaan tersebut tidak sesuai terkesan asal jadi.

Saat kami konfirmasi Hoji yang diduga seorang ASN Di Sampang mengatakan kalau pekerjaan tersebut Pokmas. “Pekerjaan ini pokmas. Saya pelaksananya,” katanya. Dalam pengakuannya material yang lama itu tidak termasuk pekerjaan. I”rigasi itu dana pribadi,” akunya Hoji.

Hoji juga mengatakan dia hanya sebagai pengawas pekerjaan. “Saya hanya sebatas bekerja mas, yang punya Woni. Saya hanya sebagai pengawas,” dalihnya terkesan kebingungan menjawab saat kami konfirmasi.

Perlu juga di ketahui Pertama katakan sebagai pelaksana, namun juga Hoji mengatakan sebagai pengawas, jawaban yang kurang meyakinkan. Hoji juga tidak sebutkan berapa dana pokmas tersebut, terkesan menyembunyikan dari awak media.

Saat monitoring Bratapos.com kelokasi berdasarkan informasi terlihat memang benar adanya pekerjaan lama yang masih terpasang, namun akunya pelaksana itu pekerjaan dari dana pribadi, bukan termasuk dalam item pekerjaan saluran irigasi.

Reporter :Far/Red
Editor : Riyan
Publish : Jml

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REKOMENDASI UNTUK ANDA