oleh

Pilkada Pandeglang, Diwarnai Tidak Netral dari Oknum Kepala Desa

Last updated: Jumat, 4 Desember 2020, 16:12 WIB

PANDEGLANG, Bratapos.com- Pemilihan Kepala Daerah Pandeglang yang bakal digelar pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang, kini mulai tampak tidak netral  dari beberapa oknum kepala desa, bahkan diduga kuat dengan sengaja  menampilkan  keberpihakan dirinya dengan cara berkampanye seperti, memasang foto kades bersama paslon di baliho, menggunakan masker dan mengacungkan jari tangannya.

Padahal himbauan larangan keterlibatan yang dapat merugikan salah satu pasangan calon sudah  tertuang di dalam pasal 494 undang-undang nomor 7 tahun 2017 bahwa setiap Aparatur  Sipil Negara, anggota Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kepala Desa, Perangkat Desa, dan/atau Anggota Badan Permusyawaratan Desa, bahkan  yang melanggar larangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 280 ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp.12.000.000.

Namun berbeda dengan oknum Kepala Desa Waringinjaya Kecamatan Cigeulis Kabupaten Pandeglang, Epin Muhayar  dengan terang-terangan menampakan dukungannya terhadap salah satu Paslon dengan foto  terpampang di Baliho dengan tulisan “siap mensukseskan  pemenangan calon Bupati Pandeglang No.1. Lanjutkan………!”

Berdasarkan informasi, bahwa baliho tersebut terpasang di tiga titik diantaranya, Kampung Pasir Kadongdong dan Kampung Babakan Kiara Desa Waringinjaya Kecamatan Cigeulis Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Jum’at (4/12/20).

Sebelumnya juga, dugaan tidak netral yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa Panacaran Kecamatan Munjul Kabupaten Pandeglang.

Dihubungi terpisah, Ketua Panwaslu Kecamatan Cigeulis, Ulung Khaerudin menyatakan bahwa pihak Panwascam sudah mendapatkan informasi terkait baliho salah satu oknum Kepala Desa Waringinjaya, bahkan pihaknya juga sudah melakukan penulusuran kelapangan.

“Kita sudah melakukan penulusuran ke lokasi terkait baliho yang dipampang yang merupakan salah satu dukungan kepala desa terhadap salah satu Paslon, tepatnya di kampung babakankiara. Namun baliho tersebut sudah tidak ada, akan tetapi kita dari Panwascam sudah mengantongi orang-orang yang memasang baliho tersebut dalam waktu dekat pasti kita bakal panggil, termasuk kepala desa juga kita bakal panggil,”terang Ulung.

Masih kata Ulung, Panwascam juga akan terus melakukan penulusuran terkait baliho bukti dukungan salah satu oknum kepala desa terhadap salah satu Paslon.

“Hari ini kita tidak bisa turun ke lokasi untuk melakukan penulusuran lagi, lantaran cuacanya hujan, kita juga sudah kordinasi dengan Bawaslu, bahkan Bawaslu juga sepertinya sudah tahu lantaran sudah ada yang melaporkan, kita tunggu aja, pastinya kita bakal panggil untuk meminta klarifikasi,”Imbuhnya

Sementara itu, Epin Muhayar selaku Kepala Desa Waringinjaya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya berkali-kali namun  tidak aktif, bahkan pesan Chat WhatsApp juga tidak ada jawaban.

Penulis: Hadi

Publish : Sol

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REKOMENDASI UNTUK ANDA