oleh

Dukungan Terhadap Pasangan Ladub, Semakin Banyak

Last updated: Minggu, 29 November 2020, 17:45 WIB

MALANG, BrataPos.com – Menjelang akhir kampanye dan masa tenang. Calon Bupati Malang Nomor urut dua, Hj. Latifah Shohib-H.Didik Budi Muljono (Ladub) yang diusung oleh dua partai yakni PKB dan Hanura semakin banyak mendapat dukungan.

Sebab warga menginginkan adanya perubahan Kabupaten Malang lebih baik dari sebelumnya. Apalagi pasangan nomor urut dua merupakan perwakilan laki-laki dan perempuan. Sebab warga sudah jenuh hanya janji-janji manis. Terbukti masih banyak jalan yang rusak.

Nanik warga Dusun Gendoko, Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang ketika ditemui oleh Baratpos.com keinginannya terhadap calon Bupati Malang perempuan ini agar menekan kaum perempuan untuk meningkatkan pelaku UMKM. Sebab para ibu-ibu mengharapkan sosok kepemimpinan Latifah.

“Saya tidak butuh bantuan. Namun
saya bekerja sebagai dibidang seni (ngelawak) dan usaha harus didukung oleh pemerintah. Sebab saya juga membawa daerah saya ke Nasional. Selain itu saya berharap UMKM terhadap ibu-ibu yang ingin buka usaha di rumah harus juga dibantu,” harap perempuan 30 tahun itu.

Perempuan yang berparas cantik itu berharap pasangan (Ladub) bisa terpilih menjadi Bupati Malang, sambung dia.

Sementara Pandri (87) Tahun warga Gendogo, Desa Balesari, Kecamatan Ngajum kepada Bratapos.com saat disinggung terkait pilihan Bupati Kabupaten Malang mengatakan, ibarat seperti bunga sama-sama kembang. “Kita pilih satu bunga yang paling harum wanginya,” ujarnya.

“Pokoknya pemimpin itu jika bisa mengayomi masyarakat, pasti masyarakat senang. Jadi masyarakat kalau sudah dirangkul dan didekati pasti bisa jadi,” terangnya.

Masih menurut Pandri yang saat ini sebagai juru kunci makam “Raden Ayu Putri” gunung kawi mengatatakan, menurut hati nurani saya yang sudah bermasyarakat adalah Paslon No.2 Hj.Lathifah Shohib – H. Didik Budi Muljono. “Saya berharap semoga bisa jadi bupati Malang,” harapnya.

“Saya menilai di daerah sini, Desa Kebobang jalan Desa yang rusak banyak yang harus dibetulin. Tidak hanya jalan poros saja dan merangkul masyarakat untuk kabupaten Malang yang lebih maju,” pungkasnya. Minggu (29/11/2020) siang.

Reporter : Nan/Zen
Editor/Publish : jml

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REKOMENDASI UNTUK ANDA