oleh

Akibat Menolak Rujukan Sang Mantan, Nasib Guru Honorer di Bacok Hingga Terkapar

Last updated: Selasa, 24 November 2020, 09:55 WIB

PANDEGLANG,Bratapos.com – Perempuan warga Kampung Marga Mukti, Yunah Yunengsih (35), Desa Bojong Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, mengalami penganiaan oleh mantan suaminya sendiri BPA (49), dan mengakibatkan luka serius karena sambilah golok.  Senin 23 November 2020

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi Senin pukul 05.30 WIB di Kampung Margamukti RT 19 RW 05 Desa Bojong, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang. Senin 23 November 2020

Beruntung perempuan yang bekerja sebagai guru honor ini bisa diselamatkan. Namun luka parah di beberapa bagian tubuh perempuan ini, membuatnya harus menjalani perawatan medis intensif. Pelaku pun berhasil diamankan Satuan Reserse Kriminal ( Satreskrim) Polres Pandeglang dan mendekam di sel tahanan.

Diketahui menurut inforamasi saat itu pelaku yang merupakan mantan suami korban menghampiri korban yang sedang berada di dapur. Pelaku bermaksud membujuk korban agar mau rujuk kembali setelah keduanya cerai.

Pemicunya, Bujukan pelaku untuk rujuk ditolak korban sehingga membuat pelaku marah dan langsung beberapakali membaco kan sebilah golok yang dibawa pelaku. Sabetan golok mengenai bagian belakang kepala dan mengenai tangan kiri korban sehingga korban mengalami luka sayatan,teriakan kesakitan korban mengundang curiga tetangga dan korban berhasil diselamatkan dan dibawa ke Puskesmas Saketi. Tidak berapa lama, pelaku yang juga PNS ini diamankan Polisi.

Kasat Reskrim Polres Pandeglang AKP Nandar membenarkan adanya peristiwa penganiayaan di wilayah Kecamataan Bojong.

“ Pelaku dan barang bukti sebilah Golok sudah kami amankan di Mapolres Pandeglang, Pelaku berinisial (BPA) 49 tahun Seorang PNS yang merupakan warga Kabupaten Serang,” ungkap Kasat Reskrim Polres Pandeglang AKP Nandar.

Kata Kasat, pristiwa ini dipicu karena pelaku merasa sakit hati karena permintaan rujuknya ditolak korban.

” Tersangka akan dierat dengan Pasal Tindak Pidana Penganiayaan yang mengakibatkan luka berat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 ayat 2 KUH Pidana, dengan ancaman hukuman 5 tahun,” pungkasnya.

Reporter. : Hadi

Publish. : Sol

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REKOMENDASI UNTUK ANDA