oleh

Kapolsek Senduro & Ketua LMDH Sempat Selisih Faham Saat FGD di Wisata Siti Sundari

LUMAJANG, Bratapos.com- Dalam rangka acara Focus Group Discussion (FGD), yang diselenggarakan dikawasan hutan wisata Siti Sundari, nampak sempat terjadi sedikit salah faham antara Joko Wintoro, S.H., Kapolsek Senduro dengan ketua LMDH kawasan hutan Siti Sundari, Desa Burno Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang, Jawa timur. Senin, (9/11/2020).

Acara tersebut di hadiri oleh perwakilan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Balai Kehutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BKSKL) Jawa Bali dan Nusa Tenggara, KPH Perum Perhutani Probolinggo, Forkopimca Senduro, Pemerintah Desa Burno Kecamatan Senduro, dan beberapa stage holder Dinas terkait Kabupaten Lumajang.

Sedangkan terjadinya selisih faham, terlihat pada saat Kapolsek Senduro, AKP. Joko Wintoro, S.H., dalam sambutannya membahas dan menanyakan jumlah peserta dari program SK Kulin KK kepada Edi, dimana Kapolsek mengatakan jumlah SK Kulin KK sebanyak 300 sekian, namun di bantah oleh Edi ketua LMDH hingga berkali-kali, jika jumlahnya 600 sekian, dari situlah yang menjadi bahan pertanyaan bagi semua tamu undangan serta bagi beberapa awak media yang hadir dalam acara tersebut.

Dalam acara tersebut Joko Wintoro, S.H., menyatakan, jika LMDH Wonosari adalah LMDH terbaik se-Indonesia, maka dari itu pihaknya mengatakan sangat mendukung dengan adanya beberapa program yang sudah berjalan maupun yang masih dalam perencanaan, karena menurutnya hal itu dapat mengurangi angka kriminalitas.

“Seperti yang telah disampaikan tadi, LMDH Wonolestari itu dikatakan terbaik se-Indonesia, apalagi sudah mendapatkan platinum di bidang produknya, saya sangat mendukung sekali, karena dengan begitu bisa mengurangi kriminalitas,”Ujarnya.

Selain itu pihaknya juga menjelaskan, jika pertanyaan tentang jumlah peserta yang mendapat program SK Kulin KK terhadap Edi tersebut, tidak lain ingin meluruskan apa yang dianggapnya telah jadi benalu di dalam pembahasan tersebut, bahkan Joko Wintoro juga mengaku jika dirinya pribadi tidak ada kepentingan dalam hal tersebut, menurutnya semua itu demi kepentingan Masyarakat agar dapat mengurangi tindak kriminalitas.

“Saya hanya meluruskan saja jangan sampai timbul masalah, karena jika ada masalah saya juga yang susah pak..!! Makanya mari kita cari solusinya bersama monggo, seperti apa yang terbaik mari kita benahi bersama-sama, kalau saya tidak ada kepentingan, kepentingan saya agar Masyarakat kondusif tidak terjadi kriminal, karena ini PR, termasuk PR nya pak ADM dan LMDH,”Tambah Joko Wintoro, S.H. Kapolsek Senduro Polres Lumajang.

Reporter: Bratapos (Tim)

Editor/Publiser: Shelor


Kirim dari Fast Notepad

REKOMENDASI UNTUK ANDA