oleh

Ungkap Kasus Pembunuhan di Tawangharjo Oleh Polres Grobogan

(Last Updated On: Rabu, 28 Oktober 2020)

GROBOGAN, Bratapos.com – Warga Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo digemparkan adanya peristiwa pembunuhan, Senin (26/8/2020). Pasalnya, seorang pria berinisial K (60), warga Dusun Kebondalem, ditemukan tewas di dapur rumahnya.

Dari informasi yang diperoleh, korban dibunuh oleh AR (27), tetangganya sendiri. Hal tersebut terungkap dari hasil penyelidikan pihak kepolisian. Pembunuhan ini terjadi berawal dari korban yang diketahui belakangan ini mengidap stress, kerap mengganggu keluarga pelaku. Terbukti, saat AR pulang dari sawah, ia mendapat laporan dari keluarganya bahwa sang kakak hendak dipukul korban.

Tidak terima dengan perlakuan korban, pelaku kemudian menemui korban dengan membawa potongan bambu. Pelaku menemui korban di dapur rumahnya. Kemudian, ia memegang sarung yang dikalungkan pada leher korban dan menariknya dengan tangan kiri.

Potongan bambu yang dipegangnya di tangan kanannya langsung dipukulkan ke atas kepala korban sebanyak tiga kali. Korban akhirnya terjatuh dengan posisi telentang dan mengeluarkan darah dari kepalanya.

Setelah mengetahui korban bersimbah darah dan tak sadarkan diri, pelaku ketakutan dan berlari melaporkan kepada Agus Winarto, ketua RT setempat. Usai melaporkan, AR kemudian pergi.

Mendapatkan laporan tersebut, Agus bersama warganya mendatangi lokasi kejadian dan menemukan korban yang sudah bersimbah darah. Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polsek Tawangharjo.

Kapolsek Tawangharjo, AKP Toni Basuki membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut. Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, anggota Polsek Tawangharjo bersama tim medis dari Puskesmas Tawangharjo dan tim resmob Polres Grobogan langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban dan penyelidikan.

Dari keterangan para saksi dan hasil lidik, pelaku mengarah pada AR, yang sempat melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT. Petugas langsung mencari keberadaan AR. Setelah dilakukan pencarian selama satu jam, AR akhirnya ditemukan dan langsung diinterograsi. Dari hasil interograsi, AR mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban hingga meninggal dunia,” terang AKP Toni.

Pelaku langsung digelandang ke Mapolsek Tawangharjo untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Sementara, jenazah korban usai diperiksa langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman.

“Jadi, korban dan pelaku ini merupakan tetangga dan rumahnya berdekatan. Sebelum kejadian ini, korban dan pelaku sudah sering terlibat cekcok. Untuk korban ini diduga mengalami gangguan mental,” jelas Kapolsek.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP atau pasal 351 ayat (3) KUHP tentang pembunuhan atau penganiayaan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku langsung dibawa ke sel tahanan.

Reporter: Arief
Editor: Arta

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REKOMENDASI UNTUK ANDA