oleh

Pemilik CV.CSS: A Thak Utus Oknum KWRI

(Last Updated On: Rabu, 28 Oktober 2020)

Medan, Bratapos.com- Setelah bergulir berita Bratapos.com pada tanggal 26/10/2020 dengan judul “Perusahaan legal yang Illegal: Kejahatan Penggelapan Pajak Hingga Pencurian Arus Listrik” terkait pabrik pengolahan emas murni yang diduga melakukan tindak pidana kejahatan perpajakan dan pencurian arus listrik PLN. Setelah itu dari hasil investigasi lebih dalam lagi maka diterbitkan kembali berita terkait CV. Citra Sumatera Seni pemiliknya bernama A Thak alias Robert Lee alias A Thak Lee di Media Bratapos.com tertanggal 27/10/2020 dengan judul “CV.Citra Sumatera Seni Kangkangi Undang-Undang Republik Indonesia”.

Namun entah kenapa setali tiga uang dari pemberitaan ini memicu oknum yang mengaku wartawan dari Korps Wartawan Reformasi Indonesia atau KWRI menghubungi Pimpinan Cabang Media Bratapos.com wilayah Sumbagut, Handrianto. Terjadilah pembicaraan singkat yang alot terkait pemberitaan tentang perusahaan CV.CSS milik warga keturunan Tionghoa bernama A Thak alias Robert Lee alias A Thak Lee. Oknum tersebut mengaku dari KWRI dengan inisial Ad. Oknum tersebut disuruh oleh pimpinannya dengan inisial DM. “Pagi bang dari Ad (disamarkan nama oknumnya_red) anggota pak DM (disamarkan namanya_red) kantor KWRI”. tulis Ad dipesan singkatnya ke nomor telpon Handrianto.

“tentang permasalah pabrik emas di Asia Mega Mas bang, pimpinan saya (oknum KWRI_ red) yang mau bertemu dengan abang”. Ungkap Ad yang awalnya enggan menerangkan maksud dan tujuannya meminta bertemu. Saat dipertanyakan tentang hubungan dengan A Thak pemilik CV.CSS, Ad menjelaskan sebagai berikut “pimpinan saya yang mengetahui CV.CSS tersebut bang, beliau akan sampaikan apa permintaan Abang dari Bratapos kepada A Thak”. Ungkap Ad gamblang.

“ini jelas bang bahwa A Thak selalu mencoba menutupi perbuatan tindak kejahatan perpajakan dan pencurian arus listrik PLN siapapun yang berani membuka tabir kejahatannya. Utusannya yang lapis pertama sudah turun gunung, jika gagal utusan ini maka akan ada lapisan berikutnya hingga Abang menghentikan segala pemberitaan”. Terang Narasumber terpercaya dari Bratapos.com yang bekerja di dalam manajemen CV.CSS milik A Thak yang juga keluarga dari A Weng petugas pintu ruko CV.CSS.

Media Bratapos.com berjanji akan melakukan konsolidasi bersama KontraS Independen Regional Sumatera, Kantor perpajakan dan P2TL PLN serta Dirkrimsus Polda Sumut bagian tindak pidana ekonomi. Menurut M.Batubara dari KontraS Independen Regional Sumatera angkat bicara dengan tegas dan keras menyikapinya “tindak pidana kejahatan perpajakan serta pencurian arus listrik PLN yang dilakukan oleh A Thak alias Robert Lee alias A Thak Lee harus bisa menjadi Project Percontohan penindakan tegas aparatur penegakan hukum bagi pelaku usaha lainnya”. Ungkap M.Batubara.

“tentang permasalah pabrik emas di Asia Mega Mas bang, pimpinan saya (oknum KWRI_ red) yang mau bertemu dengan abang”. Ungkap Ad

“saya akan melakukan Dumas kepada Kapoldasu agar CV.CSS dilakukan penggeledahan secara besar-besaran dilokasi berdirinya pabrik pengolahan emas yang terdiri dari 6 buah Ruko di kompleks Asia Mega Mas, dan bukan hanya CV.CSS yang harus digeledah oleh P2TL PLN, seluruh Ruko disana (Asia Mega Mas_red) harus diperiksa”. Tutup M.Batubara.

Reporter : ” team Bratapos Sumbagut

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REKOMENDASI UNTUK ANDA