oleh

Masyarakat Yang Menamakan Wong Cilik Geruduk Kantor Pemkab Waykanan.

-614 views
Last updated: Rabu, 28 Oktober 2020, 11:23 WIB

WAYKANAN, Bratapos.com. |-Masyarakat yang menamakan Wong Cilik geruduk Kantor Pekab Waykanan dengan membawa beberapa tuntutan. Senin (27/10/2020)

Aksi masyarakat yang menamakan Wong Cilik di picu dari beberapa Media, bahwa Pemerintah Waykanan akan mengeluarkan HGO ke pihak PT.PTPN

Menurut masyarakat, “Kami menyayangkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup berani-beraninya melakukan statemen bahkan mengeluarkan Deprensi untuk kemajuan tersebut.”

Masyarakat (Wong Cilik) menuntut beberapa hal yaitu:

1]. Masyarakat berharap kepada pihak pemerintah supaya lebih hati-hati dan teliti jika ada yang mengaku-ngaku darik PT.PTPN.

2]. Masyarakat meminta kepada pihak Pemerintah supaya bisa di pertemukan oleh pihak PT.PTP7. Karena masyakat meminta dan menuntut supaya aktifitas di lahan tersebut di berhentikan atau di tiadakan. Karena berdasarkan kesepakatan di tahun 2017, yang mana kesepakatan tersebut tidak ada aktifitas di kedua belah pihak, kecuali ada H.G.O.

3]. Masyarakat berharap, bagi masyarakat yang telah menduduki lahan tersebut, Supaya BPN bisa mengeluarkan sertifikat kepada masyarakat. Karena sudah jelas bahwa himbauan Presiden bahwa perkebunan tersebut telah di bekukan.

4]. Masyarakat juga berharap kepada Pemerintah daerah jangan ceroboh dalam memilih arah ke ahli fungsi, karena hutan rakyat tidak bisa di ubah menjadi hutan produktif.

Ke empat tuntutan itulah yang kami tuntut kepada Pemerintah. Dan tuntutan kami tersebut bisa di kabulkan oleh pihak Pemerintah.

Di tempat lain, Sekda Waykanan mengatakan, “Itu bukan proses akhir di Pekan Waykanan. Karena ada BPN yang terlibat menyelesaikan dan PPN yang mengeluarkan HGO. Dan itu kalau konflik ini selesai.” Katanya.

“Pihak Pemerintah bersedia untuk memediasi supaya dapat mempertemukan masyarakat ke pihak PT.PTPN dengan catatan pihak Pemerintah meminta waktu untuk itu semua.” Ucapnya

Masih di lanjutkan Sekda Waykanan, “Pemerintah Waykanan berharap kalau bisa jangan sampai terjadi apa-apa, karena kita sekarang lagi memasuki PILKADA. Kalau sampai itu terjadi apa-apa, pasti kita akan di plototin pihak Pusat dan Propinsi, Karena Waykanan tidak aman. Jadi Kami pihak Pemerintah berharap kalau bisa kita cari jalan yang terbaik demi terciptanya Waykanan Damai.” Pungkasnya.

Reporter : Yopi Z.
Editor Publisher : Yopi Z.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REKOMENDASI UNTUK ANDA