oleh

Nteraktif Sehat RSUD Dr. Iskak: “Jangan sepelekan Nyeri Punggung”

(Last Updated On: Senin, 26 Oktober 2020)

TULUNGAGUNG, Bratapos.com – RSUD Dr. Iskak Tulungagung, gelar sosialisasi pada para pengunjung. Acara tersebut dimoderatori oleh Ani dan Ira, bersama Narasumber Dr. Wahyu Sita Wardani. Sp. KFR, (Spesialis Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi).

Dalam acara yang penuh harmonis itu, mengambil tema tentang permasalahan pada “nyeri punggung” yang dikeluhkan oleh masyarakat Tulungagung,  pada umumnya.

Menurut salah satu sumber diinteraktif sehat RSUD Iskak Dr, Wahyu Sita Wardani Sp. KFR, dirinya menyampaikan tentang Jangan pernah “SEPELEKAN NYERI PUNGGUNG”.

“Dalam hal tersebut dirinya menambahkan, untuk info lebih lanjut tentang pertanyaan bisa menghubungi langsung pada interaktif sehat RSUD Dr Iskak melalui facebok, instagram ataupun WhatsApp dengan Nomor 081515646516,” ungkapnya.

Hal ini turut juga dijelaskan oleh Dr RSUD ISKAK, Wahyu Sita Wardani. Sp. KFR, bahwa masyarakat pada umumnya seringkali mengalami rasa sakit nyeri pada punggung. Mereka menganggapnya hal ini adalah suatu hal yang biasa dan terlalu mengabaikannya.

“Padahal rasa nyeri punggung yang dialami seseorang tersebut tidak bisa dianggap suatu hal yang biasa. Sebab itu adalah awal gejala timbulnya masalah penjepitan otot saraf,” jelasnya.

Selanjutnya Dr Wahyu Sita Wardani Sp.KFR menambahkan, adapun beberapa faktor yang tentunya harus benar-benar dicermati oleh masyarakat dan tidak boleh diabaikannya.

  1. Jatuh terduduk saat olahraga. Sehingga merasakan dilema rasa sakit yang tajam. Itu artinya otit saraf telah tertarik. Sehingga cedera pada punggung yang bisa melemahkan otor saraf. Sehingga membuat tidak bisa bergerak.
  2. Kesalahan saat beraktifitas. Seperti mengangkat barang yang berat, tanpa memperhatikan cara yang benar. Akhirnya mempengaruhi masalah pada struktur tulang punggung.
  3. Bekerja duduk berjam-jam didepan laptop, komputer dan handpone dengan posisi postur tubuh yang sering membungkuk tanpa strecing (peregangan otot alias senam ringan) akan membuat nyeri pada persendian otot punggung.
  4. Ketika sampai ke atas tulang ekor, kerena menahan rasa sakitnya biasanya pada posisi tertentu. Jika nyeri haid terakhir juga bisa menyebabkan tarikan otot. Untuk masalah yang satu ini sekali untuk perlu dievaluasi.

Dalam acara live show tersebut Dr Wahyu Sita Wardani Sp. KFR juga mengatakan bahwa, berbagai kondisi yang menyebabkan nyeri pada anggota badan, dari linu punggung hingga stenosis tulang belakang.

“Semuanya membutuhkan diagnosis dan perawatan yang tepat oleh ahli kesehatan tulang belakang. Karena jika berkepanjangan dapat menyebabkan cacat permanen,” katanya.

Sakit pada punggung dikarenakan oleh pengaruh berbagai macam penyebab struktur saraf, seperti tulang otot saraf pada pembuluh darah atau penyakit yang mengenai ligamen otak.

Sakit pada saluran apapun yang menahan diri sendiri adalah otot yang tidak berkontraksi terus-terusan dengan spasme kontraksi otot yang tidak sengaja. Meskipun tidak berbahaya dan hanya sementara, tapi dapat menimbulkan rasa sakit.

“Sebaliknya masyarakat dihimbau agar jangan pernah takut untuk bergerak kembali mengerjakan pekerjaan ataupun aktifitas,” ujarnya.

Hal itu juga tidak menutup kemungkinan yang pernah diderita manusia kurang lebih hampir 10 persennya berkembang menjadi kronis. Yang paling banyak diusia produktif sekitar 33 sampai 55 tahun. Disebabkan karena berbagai macam hal. Seperti masalah nyeri pinggang pada tulang ekor.

“Sebaiknya sebelum melakukan pengobatan harus tahu dulu penyebab awalnya. Artinya harus tahu tentang pekerjaan, riwayat jatuh, riwayat sakit. Setelah itu bisa menentukan pengobatannya. Untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dilakukan foto Rontgen terlebih dahulu, agar kedepannya bisa meminimalisir keluhan nyeri punggung dan awal memperbaiki saraf postur tubuh,” imbuhnya.

Reporter : yan
Publish : jml

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REKOMENDASI UNTUK ANDA