oleh

Polri Promoter Versus Wartawan Profesional

Last updated: Minggu, 25 Oktober 2020, 14:41 WIB

Tanah Karo, Bratapos.com- Kejadian kesalahpahaman yang menimpa seorang wartawan online yang beradu argumen dengan pihak oknum Polantas Tanah Karo patut dijadikan rujukan menuju kemitraan yang berlandaskan atas azaz kekeluargaan dan Profesionalitas dengan menjunjung tinggi nilai-nilai humanis Polri serta kredibilitas bersinergi.

Adapun kronologi kejadian yang dialami oknum Wartawan online pada hari Minggu 25/10/2020 sekitar jam 11.00 wib. Oknum Polantas Tanah Karo Aiptu N.Sitanggang menghentikan kendaraan yang melintas yang ditumpangi oknum wartawan online bersama keluarganya menikmati daerah wisata. Menurut oknum wartawan, Polantas yang menghentikan terkesan arogan dan tidak humanis “AIPTU.N.Sitanggang itu memaki saya dengan kata-kata yang tidak pantas untuk diucapkan oleh seorang abdi negara”. Terang wartawan berinisial RN.

“saya yang merasa petugas tersebut tidak bersahabat dan saya berusaha menenangkannya dengan menerangkan saya seorang wartawan mitra bapak, malah dimaki terus dengan makian “Wartawan Taik”, dan ketika saya ini ingin meminta maaf atas kesalahan saya,malah oknum tersebut kembali berkata kasar dan memaki kembali sambil menepis tangan saya yang menjulurkan telapak tangan meminta maaf”. Tutup RN kepada Bratapos.com.

“Saya meminta Kapolda Sumut IRJEN.Martuani Sormin MSi untuk menindaklanjuti atau menghukum anggota Satlantas Polres Tanah Karo yang bernama AIPTU.N.Sitanggang tersebut,agar wajah Polri khususnya Resort Tanah Karo tidak malu serta tercoreng oleh oknum yang dikenal arogan tersebut. Begitu juga Kasat Lantas Polres Tanah Karo AKP.Agus Ita Lestari Br Ginting SIK MSi,jangan hanya karena ulah oknum AIPTU.N.Sitanggang tersebut wajah Polri tercoreng”.Demikian kata RN menutup pembicaraannya.

Pihak kepolisian lalu lintas resort Tanah Karo belum bisa dimintai keterangan terkait hal ini.Sampai berita ini terbit oknum Lalu Lintas bernama N.Sitanggang belum memberikan Statement kejadiannya.(team Bratapos Sumbagut)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REKOMENDASI UNTUK ANDA