oleh

PJS Bupati Grobogan Panen Raya Bawang Merah Bersama Petani

Last updated: Minggu, 25 Oktober 2020, 07:16 WIB

GROBOGAN, Bratapos.com – Petani di Desa Kandangrejo Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan Jawa Tengah melakukan panen raya tanaman holtikultura bawang merah, jumat 23/10/2020.

Dalam panen ini turut hadir Pjs Bupati Grobogan Haerudin SH.MH, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan prov Jawa Tengah Ir.Suryo Banendro, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan Dr.Sunanto SST.MP, Kepala Dinas Sosial Edy Santoso,S.Sos.MM, juga sebagian dari Forkompinda dan juga Forkompincam Kecamatan Klambu.

Kepala Desa Kandang Rejo Widi Rifai merasa senang karena panen bawang merah di Desanya cukup baik serta petani sendiripun merasa bersyukur, dengan adanya panen bawang merah pada bulan ini dengan harga yang rasakan petani sendiri cukup baik.

Desa Kandangrejo sendiri memiliki luas area kurang lebih 200 ha tanaman bawang merah, yang siap panen 90 ha diantaranya ada di wilayah kelompok ngudi makmur yang saat ini kita panen bersama dengan bapak Pjs Bupati Grobogan Haerudin SH.MH.

“Di ketahui bahwa kelompok tani ngudi makmur pernah menjadi juara ke-3 untuk kelompok tani berprestasi tingkat Provinsi Jawa Tengah, dalam jenis tanaman holtikultura Tahun 2019, jelas kades Widi Rifai.

Pjs Bupati Grobogan Haerudin SH.MH menyampaikan, bahwa terkait masa panen bawang merah di poktan ngudi makmur Desa Kandangrejo ini merupakan salah satu tujuh komoditas yang di tetapkan Pemerintah untuk prioritas nasional diantaranya, beras, jagung, kedelai, daging, gula, cabai serta bawang merah sendiri.

Dari ketujuh komoditas tersebut tidak saja harus disediakan dalam jumlah yang cukup, tetapi harus dijaga agar tidak terjadi fluktuasi harga yang terlalu tinggi yang dapat memicu inflasi, terang Pjs Bupati Haerudin.

Kabupaten Grobogan termasuk penyangga pangan tingkat Propinsi maupun Nasional, “perlu diketahui bahwa pemicu kenaikan harga bawang merah sesungguhnya bukan berasal dari produksi ditingkat petani atau minimnya pasokan, namun lebih disebabkan pada permainan pasokan di tingkat pedagang, “jelas Pjs Bupati Haerudin.

Perlu diketahui bahwa komoditas bawang merah di Kabupaten Grobogan mulai berkembang sekitar 8 tahun yang lalu, dan lima tahun terakhir ini mengalami peningkatan yang lebih cepat. Luas panen bawang merah pada tahun 2015 kabupaten Grobogan baru sekitar 563 ha dengan produksi 5.330 ton dan pada tahun 2019 luas panennya mencapai 1239 ha dengan produksi 12.630 ton, sampai dengan september 2020 luas panen petani bawang merah di Kabupaten Grobogan telah mencapai 1283 ha, jelas Pjs Bupati.

Sentra bawang merah sendiri untuk Kabupaten Grobogan ada kurang lebih 8 lokasi diantaranya, Kecamatan Toroh, Purwodadi, Penawangan, Godong, Gubug, Tegowanu, Tanggungharjo dan Klambu, “dengan harapan kedepan Desa Kandangrejo bisa menjadi icon tersendiri untuk petani bawang merah dan kita akan selalu berupaya sekuat tenaga agar petani di Desa Kandangrejo bisa makmur dan sejahtera, “ujarnya.

Reporter: Arief
Editor/Publisher: Arta

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REKOMENDASI UNTUK ANDA