by

Copot Ketua Panwaslu Atau Diskualifikasi Hasnah Harahap

Labusel,Bratapos.com- Ratusan massa yang tergabung dalam aksi demo dari masyarakat desa Binanga Dua Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhan Batu Selatan. Menuntut agar Pjs.kepala desa Binanga Dua segera dicopot dari jabatanya sebagai Pejabat sementara kepala desa Binanga Dua karena memberhentikan 8 Kepala Dusun (Kadus) dan 1 bendahara desa.

Pemecatan ini terjadi murni karena ada unsur politik dalam pemilihan Kepala Daerah di Labusel. “kami dianggap tidak mendukung salah satu paslon bernomor urut 3, maka kami kepala dusun diberhentikan tanpa melalui  prosedur yang jelas, maka masyarakat Binanga Dua menuntut agar pjs kades dicopot dari jabatannya”. Ungkap kepala dusun serentak. 

Ketika media Bratapos minta tanggapan dari camat Silangkitang Makmur Karim Mpd.i yang di dampingi Kakan kesbangpol pada tanggal 22/10/2020, terkait masalah tuntutan pendemo menerangkan bahwa “memang benar keputusan dari Pjs Kades Binanga Dua yang dibuat tersebut sudah tidak melalui prosedur dari peraturan pemerintah Republik Indonesia, bahkan peraturan yang ada di kecamatan dan kabupaten juga tidak ditemukan, harapan masyarakat agar pjs kades segera di copot dan ini saya akan tindaklanjuti hal ini ke pemerintah Kabupaten nantinya dan apa keputusan pemerintah itulah yang terbaik”. tandas Karim sebagai camat.

Segala tindak tanduk calon bupati Labusel, Hasnah Harahap tersebut sudah sangat berani dan terkesan arogan dalam masa kepemimpinan suaminya sebagai Bupati Labusel. “Belum lupa kita bagaimana dia (Hasnah harahap_red) diberitakan telah bangkrut dan berjuang mencari pinjaman uang atau menggalang dana buat kampanyenya”. Ungkap M.Batu Bara sebagai ketua Kontras Independen Regional Sumatera. ” Kita bisa lihat hasil chattingan yang menerangkan Assisten III Pemkab Labusel bernama Drs.Fuadi yang menyediakan baju kaos kampanye buat Hasnah Harahap, Panwaslu Kabupaten kalau tidak bisa mendiskualifikasi Hasnah Harahap dengan bukti bukti outentik ini lebih baik dicopot..!” Tegas M.Batubara geram.

Reporter : F.Handrianto

Publisher : Nasti

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA